
Bagi pelaku usaha proyek dan developer, menjaga arus kas tetap lancar bukan perkara mudah. Target pengerjaan proyek harus berjalan sesuai timeline, material bangunan harus dibeli tepat waktu, dan upah pekerja harus dibayarkan tanpa menunggu apakah pembayaran termin dari klien sudah diterima atau belum.
Situasi inilah yang juga dirasakan oleh Pak Putu, seorang developer sekaligus kontraktor di Bali. Ia memahami betul bahwa bisnis tidak hanya membutuhkan perhitungan matang, tetapi juga akses pendanaan yang cepat, fleksibel, dan dapat dipercaya.
Di tengah kebutuhan modal yang sering datang mendadak, platform pinjaman daring berizin dan diawasi OJK seperti Adapundi hadir sebagai salah satu solusi finansial yang membantu Pak Putu menjaga ritme bisnisnya tetap berjalan.
Sejak 2020, Pak Putu menjalankan usaha pengembangan lahan dan properti kecil di Bali.
Berbeda dari perusahaan besar yang memiliki struktur organisasi lengkap, Pak Putu menjalankan usahanya dengan cara yang ramping dan efisien. Ia tidak memiliki karyawan tetap. Sistem kerjanya menggunakan pola borongan, dengan arsitek freelance dan tukang lepas yang dibayar sesuai progres pekerjaan.
Di sinilah tantangan utamanya muncul.
Pembayaran dari klien atau pembeli biasanya cair secara bertahap dalam bentuk termin. Namun, pengeluaran operasional di lapangan berjalan setiap hari. Material tetap harus dibeli. Tukang tetap harus dibayar. Kebutuhan mendadak tetap bisa muncul.
Pak Putu menggambarkan situasi tersebut dengan lugas: “Kas saya itu hanya cukup untuk cover proyek. Sedangkan termin pembayaran proyek belum turun.”
Dalam kondisi seperti itu, akses terhadap dana cepat menjadi sangat penting. Bagi Pak Putu, kebutuhan tersebut bukan hanya untuk membeli material, tetapi juga untuk menjaga kepercayaan pekerja dan kelancaran operasional.
Ia menjelaskan,“Kalau saya kan contoh gini ya, saya bayar borongan. Misalkan karena kondisi dan lain hal kayak saya belum ada, kan saya harus nyari biar dapat. Jadi harus dibayar, harus segera saat itu juga.”
Bagi seorang kontraktor, membayar tepat waktu bukan hanya kewajiban finansial. Itu juga soal reputasi. Ketika pekerja merasa dihargai, loyalitas terjaga. Ketika proyek tidak tertunda, kepercayaan klien tetap kuat. Inilah mengapa pendanaan cepat dapat menjadi faktor penting dalam menjaga bisnis tetap bergerak.
Sebagai seseorang yang pernah bekerja di industri perbankan, Pak Putu pada awalnya memiliki kekhawatiran terhadap pinjaman daring. Kekhawatiran itu bukan tanpa alasan. Menurutnya, citra pinjaman daring sering kali rusak karena praktik pinjaman ilegal yang tidak bertanggung jawab.
Ia pernah mengalami pengalaman buruk dengan aplikasi ilegal, termasuk mendapatkan pesan penagihan yang kasar bahkan sebelum tanggal jatuh tempo. Pengalaman itu membuatnya semakin selektif dalam memilih platform. Menurut Pak Putu,
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2 untuk memperluas akses pendanaan digital yang aman. Baca selengkapnya.
Karena itu, legalitas menjadi faktor yang sangat penting. Baginya, platform yang resmi, jelas, dan diawasi regulator memberikan rasa aman yang berbeda dibandingkan layanan ilegal yang komunikasinya tidak transparan dan sulit dipertanggungjawabkan.
"Saya tahu mana yang bagus dari pengalaman. Yang ilegal itu lewat WA habis itu hilang, tapi kalau platform yang resmi terdaftar (OJK), mereka memberikan inovasi dan layanan yang aman" ceritanya.

Kebutuhan utama Pak Putu memakai pinjaman daring sangat spesifik yaitu menjaga arus kas (cash flow) usahanya. Sebagai pengembang properti yang bekerja dengan sistem termin pembayaran dari pembeli, ada jeda waktu antara saat ia harus membayar kebutuhan proyek, material, ongkos tukang dan saat pembayaran dari pembeli benar-benar masuk.
Pada titik inilah pinjaman daring memiliki peran penting. Bukan sebagai pengganti modal utama, melainkan sebagai solusi pendanaan cepat untuk menjembatani kebutuhan jangka pendek.
Pak Putu menyebut bahwa untuk kebutuhan mendadak, aplikasi pinjaman daring menjadi pilihan yang praktis: “Dadakan pasti pakainya yang aplikasi.”
Namun, Pak Putu tidak asal pilih, ia menitikberatkan pada tiga faktor utama: kecepatan pencairan, stabilitas sistem IT, dan kemudahan pembayaran. Di bidangnya, keterlambatan dana selama 24 jam saja bisa menghentikan aktivitas di situs konstruksi.
Di sinilah ia memilih Adapundiyang memenuhi semua kriteria pinjaman dana darurat untuk bisnis kontruksinya.
Bersama Adapundi, ia merasakan pengalaman yang jauh lebih mulus:
● Pencairan Cepat: Proses verifikasi hingga dana masuk ke rekening berjalan sangat singkat, sangat cocok untuk mengatasi situasi darurat di lapangan.
● Sistem Aplikasi Stabil: Antarmuka aplikasi andal dan tidak membingungkan, baik saat pengajuan maupun saat pengecekan sisa tagihan.
● Notifikasi Profesional: Informasi mengenai tagihan disampaikan secara jelas dan sewajarnya tanpa ada intimidasi.
Bahkan, bersama Adapundi Pak Putu pun mendapatkan limit yang cukup besar yang bisa menutupi kebutuhan cash flow darurat dengan segera.
Selain bisa diandalkan dalam menjaga cash flow, Adapundi juga membantu Pak Putu menjaga hubungan baik dan reputasi bisnisnya di mata para pekerja.
Dalam bisnis kontraktor di Bali, mempertahankan mandor dan tukang yang terampil serta jujur adalah kunci sukses. Jika seorang kontraktor terlambat membayar upah hanya karena dana dari investor atau klien belum turun, kepercayaan pekerja taruhannya.
Dengan memanfaatkan Adapundi sebagai dana talangan sementara, Pak Putu memastikan hak para pekerjanya selalu tertunaikan tepat waktu. "Mereka mendadak ada yang harus pulang, ada yang kemarin itu jadi wali nikah saudaranya. Saya pinjam di pindar akhirnya (untuk kasbon). Karena saya ngejaga loyalitas, jadi mereka balik lagi kesini setelah urusannya selesai. Itu membuat proyek saya tetap jalan," ungkap Pak Putu hangat.
Perjalanan Pak Putu membuktikan bahwa platform pendanaan digital, selama dikelola dengan transparansi tinggi dan kepatuhan penuh terhadap regulasi OJK, dapat menjadi mitra strategis yang andal bagi para pelaku usaha. Bagi para profesional yang memahami manajemen arus kas, pinjaman dari Adapundi menawarkan fleksibilitas yang bisa diandalkan Ketika membutuhkan kas mendadak.
Dengan komitmen pada legalitas, kecepatan pencairan, serta stabilitas sistem, Adapundi hadir sebagai solusi bagi masyarakat termasuk pelaku usaha.
Kamu juga bisa tonton kisah inspiratif Pak Putu di Youtube Adapundi