
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2 untuk memperluas akses pendanaan digital yang aman. Baca selengkapnya.
Saat mengajukan pinjaman ke bank, salah satu pertanyaan yang paling sering muncul adalah berapa lama proses pencairan pinjaman bank hingga dana masuk ke rekening. Prosesnya bisa berlangsung dalam hitungan hari hingga beberapa minggu tergantung kebijakan masing-masing bank dan kelengkapan data pemohon.
Agar tidak salah memperkirakan kebutuhan dana, simak penjelasan lengkapnya dalam artikel berikut.
Setiap bank memiliki prosedur yang berbeda dalam memproses pengajuan pinjaman. Namun secara umum, ada beberapa faktor utama yang memengaruhi cepat atau lambatnya pencairan dana:
Jenis produk pinjaman sangat menentukan panjang pendeknya proses. Kredit Pemilikan Rumah (KPR) dan Kredit Pemilikan Apartemen (KPA) umumnya membutuhkan waktu paling lama karena melibatkan penilaian properti, pengecekan sertifikat, dan koordinasi dengan notaris. Prosesnya bisa memakan waktu dua hingga empat minggu.
Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang difasilitasi pemerintah cenderung lebih cepat, berkisar antara tiga hingga tujuh hari kerja, tergantung bank penyalur.
Sementara Kredit Tanpa Agunan (KTA) untuk kebutuhan konsumtif bisa disetujui dalam satu hingga tiga hari jika profil peminjam memenuhi syarat dan dokumen lengkap.
Jika kamu membutuhkan akses dana yang lebih cepat, platform pinjaman daring seperti Adapundi dapat menjadi alternatif. Setelah pengajuan disetujui, proses pencairan dana cepat dapat dilakukan dalam hitungan menit sehingga cocok untuk kebutuhan mendesak
Satu dokumen yang kurang atau tidak sesuai format yang diminta bank bisa menghentikan proses di tengah jalan dan memaksa kamu mengulang dari tahap verifikasi.
Dokumen yang umum diminta antara lain KTP, NPWP, slip gaji atau laporan keuangan usaha, rekening koran tiga hingga enam bulan terakhir, dan dokumen agunan jika ada. Untuk pinjaman usaha, bank biasanya juga meminta akta pendirian dan izin usaha yang masih berlaku.
Sebelum menyetujui pinjaman, bank akan melakukan analisis kredit untuk menilai kemampuan pemohon dalam membayar cicilan.
Tahapan ini biasanya mencakup pemeriksaan identitas, riwayat kredit, sumber penghasilan, hingga kondisi keuangan secara keseluruhan.
Makin kompleks proses analisis yang dilakukan, makin lama pula waktu yang dibutuhkan hingga keputusan kredit diterbitkan.
Setiap bank memiliki standar operasional dan kebijakan internal yang berbeda-beda. Ada bank yang mampu memproses pinjaman dalam hitungan hari, sementara ada pula yang memerlukan waktu lebih lama karena tahapan verifikasi berlapis. Faktor jumlah pengajuan yang sedang diproses juga dapat memengaruhi kecepatan layanan.
Nominal pinjaman yang diajukan juga berpengaruh terhadap lama proses pencairan. Semakin besar jumlah dana yang diminta, biasanya semakin ketat proses analisis yang dilakukan.
Selain itu, profil peminjam seperti pekerjaan, penghasilan, usia, hingga riwayat kredit juga menjadi bahan pertimbangan yang dapat memengaruhi kecepatan persetujuan.
Pinjaman bank konvensional dan pinjaman daring memiliki perbedaan signifikan dalam kecepatan proses. Berikut perbandingannya yang perlu Anda ketahui:
Pinjaman Bank Tradisional
Pinjaman Daring atau Fintech
Baca Juga: Dana Cadangan: Cara Menggunakannya untuk Stabilitas Bisnis
| Aspek | Bank Tradisional | Pinjaman Daring |
|---|---|---|
| Kecepatan | Lambat (hari hingga minggu) | Cepat (menit hingga jam) |
| Plafon | Tinggi, bisa miliaran | Terbatas sesuai profil |
| Bunga | Relatif lebih rendah | Lebih tinggi, tapi kompetitif |
| Kemudahan akses | Perlu datang ke kantor | Serba online, kapan saja |
| Persyaratan | Ketat dan formal | Ringan dan fleksibel |
| Jaminan | Sering diperlukan | Umumnya tanpa agunan |
Sebelum dana dicairkan, terdapat beberapa tahapan yang umumnya harus dilalui oleh calon peminjam:
Tahap pertama adalah mengisi formulir pengajuan serta menyerahkan dokumen yang dibutuhkan. Pada tahap ini, pemohon akan memberikan informasi terkait identitas, pekerjaan, penghasilan, tujuan penggunaan dana, dan data lainnya yang diperlukan oleh pihak bank.
Setelah formulir diterima, bank akan memeriksa kelengkapan serta keabsahan dokumen yang diberikan. Proses ini bertujuan memastikan seluruh informasi yang disampaikan sesuai dengan kondisi sebenarnya dan memenuhi persyaratan yang ditetapkan.
Tahapan berikutnya adalah analisis kredit yang dilakukan oleh pihak bank. Untuk beberapa jenis pinjaman, bank dapat melakukan survei lapangan atau wawancara guna memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai kondisi keuangan maupun tujuan penggunaan dana.
Apabila hasil analisis menunjukkan bahwa pemohon memenuhi kriteria yang ditetapkan, maka bank akan memberikan persetujuan kredit.
Pada tahap ini, peminjam biasanya akan menerima informasi mengenai jumlah pinjaman yang disetujui, tenor, bunga, dan ketentuan pembayaran lainnya.
Tahap terakhir adalah penandatanganan dokumen perjanjian kredit. Setelah seluruh proses administrasi selesai, dana akan ditransfer ke rekening peminjam sesuai prosedur yang berlaku. Waktu pencairan setelah persetujuan dapat berbeda tergantung kebijakan masing-masing bank.
Baca Juga: Simak Perbedaan Agunan dan Jaminan Sebelum Ajukan Pinjaman
Meski proses bank cenderung lebih lama, ada beberapa langkah yang bisa Anda lakukan agar pencairan dana lebih cepat:
Pastikan seluruh dokumen yang dibutuhkan sudah tersedia sebelum mengajukan pinjaman. Dokumen yang lengkap akan membantu mengurangi risiko revisi atau permintaan tambahan yang dapat memperlambat proses pengajuan.
Setiap produk memiliki target pengguna yang berbeda. Mengajukan produk yang sesuai dengan profil dan kebutuhan dapat membantu memperbesar peluang persetujuan serta mempercepat proses analisis.
Beberapa bank menyediakan layanan khusus yang dapat membantu mempercepat proses administrasi.
Konsultasi langsung dengan petugas bank juga dapat membantu kamu memahami persyaratan secara lebih jelas sejak awal.
Riwayat pembayaran kredit menjadi salah satu faktor penting dalam penilaian pengajuan. Membayar kewajiban tepat waktu dan menjaga catatan kredit tetap baik dapat membantu memperlancar proses persetujuan.
Saat ini banyak bank telah menyediakan layanan pengajuan digital yang lebih praktis. Fitur ini memungkinkan pemohon mengunggah dokumen dan memantau status pengajuan tanpa harus datang berulang kali ke kantor cabang.
Baca Juga: Penjelasan Lengkap Non Performing Loan (NPL)
Sebelum mengajukan pinjaman, ada beberapa hal penting yang harus diperhatikan agar proses berjalan lancar dan sesuai kebutuhan usaha:
Ajukan pinjaman sesuai kebutuhan yang benar-benar diperlukan. Mengajukan dana terlalu besar dapat meningkatkan beban cicilan, sementara dana yang terlalu kecil mungkin tidak cukup untuk mencapai tujuan yang diinginkan.
Setiap lembaga keuangan memiliki struktur biaya yang berbeda. Luangkan waktu untuk membandingkan bunga, biaya administrasi, tenor, dan ketentuan lainnya agar mendapatkan pilihan yang paling sesuai.
Dana pinjaman sebaiknya digunakan secara terencana dan sesuai tujuan awal. Perencanaan yang matang dapat membantu memastikan dana memberikan manfaat maksimal dan tidak digunakan untuk kebutuhan yang kurang prioritas.
Sebelum mengajukan pinjaman, pastikan kemampuan pembayaran cicilan sudah diperhitungkan dengan baik. Jangan sampai kewajiban pembayaran mengganggu kebutuhan utama atau operasional usaha yang sedang berjalan.
Pada akhirnya, lama proses pencairan pinjaman bank dapat bervariasi tergantung jenis produk, kelengkapan dokumen, kebijakan bank, serta profil peminjam.
Pada beberapa kasus, proses dapat berlangsung dalam hitungan hari, sementara pada jenis pinjaman tertentu bisa memerlukan waktu beberapa minggu hingga seluruh tahapan selesai.
Jika kamu membutuhkan akses dana dengan proses yang lebih praktis dibandingkan prosedur pinjaman bank yang relatif panjang, Adapundi dapat menjadi solusi yang layak dipertimbangkan.
Adapundi hadir sebagai solusi pinjaman daring yang memberikan kemudahan akses dana melalui aplikasi dengan proses yang lebih praktis.
Transparansi biaya juga menjadi prioritas Adapundi, kamu bisa melihat simulasi cicilan lengkap sebelum memutuskan untuk mengajukan.
Langsung saja download aplikasi Adapundi sekarang di Play Store atau App Store, cek limit kamu, dan ajukan akses dana dengan mudah sesuai kebutuhan!
Referensi:
https://duitbox.com/berapa-lama-proses-pencairan-pinjaman-bank/
https://www.chubb.com/id-id/articles/personal/pengajuan-pinjaman-bank.html