Adapundi meraih 8th Indonesia Top Digital PR Award 2026 atas komitmen membangun komunikasi digital yang transparan dan bertanggung jawab.
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.

Ketika kondisi keuangan berubah dan cicilan mulai terasa berat, sebagian peminjam akan mencari cara untuk memperoleh keringanan pembayaran. Salah satu langkah yang mungkin dipertimbangkan adalah restrukturisasi utang atau penyesuaian kembali ketentuan pembayaran pinjaman.
Namun, kebutuhan terhadap keringanan pembayaran juga sering dimanfaatkan oleh oknum tidak bertanggung jawab. Mereka menghubungi peminjam, mengaku sebagai petugas Adapundi atau pihak yang bekerja sama dengan Adapundi, lalu menawarkan bantuan restrukturisasi, pemutihan, penghapusan tagihan, atau potongan pembayaran.
Restrukturisasi utang adalah proses penyesuaian ulang terhadap ketentuan pinjaman yang sudah berjalan. Penyesuaian ini bisa mencakup perubahan tenor, jumlah cicilan, suku bunga, hingga skema pembayaran.
Dalam praktiknya, setiap restrukturisasi bukan merupakan fasilitas yang diberikan secara otomatis kepada setiap debitur, permohonan restrukturisasi akan diproses sesuai kebijakan internal perusahaan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tidak ada pihak ketiga yang dapat menjamin persetujuan restrukturisasi.
Baca Juga: Dana Talangan Mendesak: Solusi Kebutuhan Darurat
Salah satu praktik penipuan pinjaman yang mengatasnamakan Adapundi adalah terkait dengan tawaran restrukturisasi. Penipuan restrukturisasi biasanya menyasar peminjam yang sedang cemas karena mengalami kesulitan pembayaran. Pelaku memanfaatkan kondisi tersebut untuk membuat korbannya terburu-buru mengambil keputusan.
Modus ini biasanya ditawarkan oleh oknum yang mengaku sebagai CS Adapundi, atau juga pihak ketiga yang mengaku bisa melakukan restrukturisasi utang Adapundi.
Pelaku kemudian menawarkan bantuan seperti:
Jangan langsung mempercayai penawaran tersebut. Setiap informasi mengenai pinjaman dan penyelesaian kewajiban harus dikonfirmasi langsung kepada Adapundi melalui saluran resminya.
Jika kamu menemukan hal ini, hati-hati itu bisa jadi penipuan. Segala hal yang berkaitan dengan pinjaman Adapundi hanya melalui saluran resmi yang ada di website, atau kamu juga bisa menghubungi CS resmi Adapundi.
Berikut ini bagaimana cara menghubungi CS Adapundi:
Berikut beberapa tanda yang dapat menunjukkan bahwa penawaran restrukturisasi tersebut patut dicurigai.
Pelaku bisa menggunakan nomor telepon pribadi, akun WhatsApp tanpa identitas yang jelas, akun media sosial baru, atau alamat email yang menyerupai nama perusahaan.
Nama dan foto profil dapat dibuat dengan mudah. Karena itu, jangan menjadikan tampilan akun sebagai satu-satunya bukti bahwa pihak tersebut benar-benar berasal dari Adapundi.
Waspadai pihak yang menjanjikan bahwa seluruh kewajiban dapat langsung dihapus tanpa proses evaluasi dan tanpa konfirmasi resmi dari pemberi pinjaman.
Restrukturisasi tidak sama dengan penghapusan utang. Setiap perubahan kewajiban harus melalui proses dan persetujuan yang jelas.
Pelaku dapat meminta korban mentransfer biaya pendaftaran, biaya pembukaan program, uang jaminan, biaya verifikasi, atau biaya penerbitan surat lunas sebelum restrukturisasi diproses.
Jangan melakukan pembayaran hanya berdasarkan instruksi dari pihak yang belum terverifikasi.
Berhati-hatilah apabila kamu diminta melakukan pembayaran ke rekening atas nama individu, dompet digital pribadi, atau metode pembayaran yang berbeda dari saluran resmi.
Sebelum membayar, konfirmasikan tujuan dan metode pembayaran kepada CS resmi Adapundi.
Jangan memberikan kata sandi, PIN, kode OTP, kode verifikasi, atau akses ke akun dan perangkatmu kepada siapa pun.
Kode OTP bersifat rahasia dan tidak boleh diberikan kepada pihak lain, termasuk kepada orang yang mengaku sebagai petugas layanan pelanggan.
Pelaku sering menciptakan tekanan dengan mengatakan bahwa program hanya berlaku beberapa menit, akun akan diblokir, data akan langsung disebarkan, atau kesempatan restrukturisasi akan dibatalkan apabila korban tidak segera membayar.
Tekanan seperti ini bertujuan agar korban tidak memiliki waktu untuk melakukan verifikasi.
Waspadai pihak yang meminta kamu merahasiakan penawaran atau melarangmu menghubungi Adapundi dengan alasan proses akan gagal.
Pihak yang benar seharusnya tidak keberatan apabila informasi tersebut diverifikasi melalui kanal resmi.
Pelaku mungkin mengirimkan tautan menuju situs, formulir, atau halaman pembayaran yang menggunakan nama dan logo Adapundi.
Jangan membuka tautan atau mengisi data pribadi sebelum memastikan bahwa alamat dan sumbernya benar-benar resmi.
Tidak ada pihak yang seharusnya dapat menjamin bahwa pengajuan restrukturisasi pasti disetujui. Keputusan tetap bergantung pada kebijakan perusahaan dan hasil evaluasi terhadap akun masing-masing peminjam.
Apabila menerima pesan atau telepon mengenai restrukturisasi yang mengatasnamakan Adapundi, lakukan langkah berikut:
Semakin cepat penawaran tersebut diverifikasi, semakin kecil risiko kamu menjadi korban.
Referensi: