
PT Info Tekno Siaga (Adapundi), perusahaan pinjaman daring legal yang berizin dan diawasi OJK, menorehkan prestasi dengan meraih penghargaan bergengsi 8th Indonesia Top Digital Public Relations Award 2026 untuk kategori Special Achievement for Fintech Lending.
Penghargaan ini dianugerahkan oleh INFOEKONOMI.ID bekerja sama dengan TRAS N CO Indonesia pada Selasa, 30 Juni 2026, sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Adapundi dalam mengelola strategi Digital Public Relations (PR) secara efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
Pencapaian ini menjadi momentum spesial karena bertepatan dengan 8 tahun perjalanan Adapundi di industri teknologi finansial Indonesia.
Capaian ini mencerminkan konsistensi Adapundi dalam membangun komunikasi digital yang transparan, relevan, dan bertanggung jawab di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi keuangan yang akurat dan mudah dipahami. Dalam ajang tersebut, Adapundi menjadi bagian dari 20 perusahaan terpilih dari berbagai sektor yang dinilai berhasil membangun dan menjaga reputasi korporasi di tengah perkembangan komunikasi digital yang semakin dinamis.
Keberhasilan Adapundi dalam meraih penghargaan ini didasarkan pada riset komprehensif yang mengukur performa merek di ranah digital melalui tiga aspek penilaian utama.
CEO TRAS N CO Indonesia Tri Raharjo, menjelaskan penerima penghargaan ditentukan berdasarkan hasil riset Top Digital PR Index 2026 yang dilakukan melalui metode desk research selama Februari hingga April 2026 dengan indikator penilaian yang menekankan pemberitaan, sentimen positif, dan tingkat pencarian publik di internet.
Penilaian dilakukan menggunakan tiga parameter utama, yakni Digital Media Aspect dengan bobot 40 persen, Digital Sentiment Aspect sebesar 40 persen, dan Digital Awareness Aspect sebesar 20 persen. Aspek tersebut mencakup efektivitas eksposur perusahaan di media digital, sentimen publik terhadap perusahaan, serta tingkat visibilitas dan awareness perusahaan di ruang digital.
Perusahaan yang memperoleh nilai minimal 70 poin dan memiliki dominasi pemberitaan positif sedikitnya 80 persen berhak meraih 8th Indonesia Top Digital Public Relations Award 2026.
Keberhasilan menyelaraskan ketiga aspek ini membuktikan bahwa Adapundi tidak hanya fokus pada pertumbuhan bisnis, melainkan juga aktif membangun narasi yang edukatif dan solutif di ruang digital di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap informasi keuangan yang akurat.
Dalam ekosistem keuangan digital yang semakin berkembang, fungsi Public Relations tidak lagi hanya berperan sebagai penyampai informasi, tetapi juga sebagai pengelola reputasi, penjaga kepercayaan publik, serta penghubung strategis antara perusahaan, regulator, pelanggan, media, dan pemangku kepentingan lainnya.
Selama delapan tahun beroperasi, Adapundi terus memperkuat perannya sebagai perusahaan fintech lending yang berorientasi pada kepatuhan, inovasi layanan, edukasi keuangan, dan komunikasi publik yang bertanggung jawab.
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2 untuk memperluas akses pendanaan digital yang aman. Baca selengkapnya.
Direktur Operasional Adapundi, Minerva Agustiani, menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi dorongan bagi perusahaan untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi digital yang memberi manfaat bagi masyarakat.
"Penghargaan ini menjadi apresiasi atas komitmen Adapundi dalam membangun komunikasi yang transparan, relevan, dan berorientasi pada edukasi. Ke depan, kami akan terus menghadirkan strategi komunikasi digital yang inovatif dengan memanfaatkan teknologi untuk memperkuat literasi keuangan dan kepercayaan masyarakat." Direktur Operasional Adapundi, Minerva Agustiani.
Bagi Adapundi, penghargaan ini menunjukkan bahwa komunikasi digital yang kuat perlu dibangun melalui konsistensi, keterbukaan, serta kemampuan perusahaan untuk menyampaikan informasi secara cepat dan akurat.
Di era digital dan AI, reputasi perusahaan dapat terbentuk melalui berbagai titik interaksi, mulai dari pemberitaan media, kanal resmi perusahaan, ulasan pengguna, hingga percakapan publik di ruang digital. Karena itu, Adapundi terus memperkuat strategi komunikasi yang mengutamakan kejelasan informasi, edukasi konsumen, serta pemanfaatan teknologi untuk memahami kebutuhan publik secara lebih responsif.
Apalagi penghargaan ini dicapai di tengah pertumbuhan signifikan industri fintech lending nasional. Berdasarkan data OJK, outstanding pembiayaan industri pinjaman daring pada April 2026 mencapai Rp102,07 triliun, tumbuh 26,11 persen secara tahunan.
Pertumbuhan ini mencerminkan peran fintech lending dalam memperluas akses pembiayaan, sekaligus menegaskan pentingnya tata kelola, edukasi, dan komunikasi yang hati-hati agar masyarakat dapat memahami manfaat, risiko, serta kewajiban dalam menggunakan layanan keuangan digital di tengah maraknya praktik pinjaman ilegal yang berpotensi merugikan konsumen.
Sebagai perusahaan yang berizin OJK melalui KEP-48/D.05/2021 dan merupakan anggota AFPI, Adapundi berkomitmen untuk menjalankan komunikasi publik yang selaras dengan prinsip kepatuhan, perlindungan konsumen, dan tanggung jawab industri.
Melalui kanal digital resmi dan berbagai inisiatif edukatif, Adapundi terus mendorong masyarakat untuk menggunakan layanan keuangan digital secara bijak, memahami kewajiban pinjaman, serta memastikan akses terhadap informasi yang benar dan tepercaya.
Ke depan, Adapundi akan terus memperkuat strategi Digital Public Relations dengan mengoptimalkan data, teknologi, dan komunikasi berbasis edukasi. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk membangun kepercayaan publik, memperkuat literasi keuangan, serta mendukung perkembangan industri fintech lending yang sehat, transparan, dan bertanggung jawab di Indonesia.