Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.

Butuh dana cepat terkadang membuat kita tergiur dengan cara-cara instan, termasuk mencari pinjaman online tanpa verifikasi wajah.
Apakah kamu bertanya-tanya, pinjaman yang tidak menggunakan selfie dalam pengajuan itu aman atau tidak sih? Mari temukannya di artikel ini!
Pinjaman online tanpa verifikasi wajah adalah layanan pinjaman digital yang diklaim tidak meminta pengguna melakukan pengecekan wajah atau selfie saat proses pengajuan.
Biasanya, platform seperti ini menarik perhatian karena menawarkan proses yang terlihat lebih sederhana. Misalnya, cukup mengisi data diri, nomor rekening, nomor HP, atau mengunggah KTP tanpa tahap verifikasi biometrik.
Namun, dalam layanan keuangan digital, proses verifikasi identitas bukan sekadar formalitas. Verifikasi dibutuhkan untuk memastikan bahwa orang yang mengajukan pinjaman benar-benar pemilik data tersebut, bukan pihak lain yang menggunakan identitas secara tidak sah.
Dalam POJK Nomor 40 Tahun 2024 tentang LPBBTI, penyelenggara wajib melakukan mitigasi risiko, termasuk verifikasi identitas pengguna dan keaslian dokumen. Artinya, layanan pinjaman yang legal tetap harus memiliki mekanisme pemeriksaan identitas, meskipun bentuk teknisnya bisa berbeda antar penyelenggara.
Belum tentu aman. Pinjaman online tanpa verifikasi wajah perlu dilihat dari konteksnya.
Jika sebuah platform tidak melakukan verifikasi wajah tetapi tetap memiliki proses verifikasi identitas lain yang kuat, terdaftar atau berizin OJK, transparan soal biaya, dan memiliki perlindungan data yang jelas, maka platform tersebut bisa saja tetap menjalankan proses sesuai ketentuan.
Namun, jika sebuah platform menawarkan pinjaman tanpa verifikasi wajah, tanpa pengecekan identitas yang memadai, tanpa informasi izin OJK, dan menjanjikan pencairan terlalu mudah, maka hal tersebut patut dicurigai.
Risikonya cukup besar, seperti penyalahgunaan data pribadi, identitas dipakai orang lain, biaya tidak transparan, penagihan tidak sesuai ketentuan, hingga terjebak layanan pinjaman ilegal.
Beberapa platform pinjaman legal sendiri ada yang menggunakan proses verifikasi lainnya, seperti:
Ada beberapa risiko yang perlu diperhatikan sebelum mengajukan pinjaman dari layanan yang tidak memiliki proses verifikasi memadai.
Pertama, risiko penyalahgunaan identitas. Tanpa verifikasi yang kuat, data seseorang bisa saja digunakan oleh pihak lain untuk mengajukan pinjaman.
Kedua, risiko terjebak platform ilegal. Platform ilegal sering kali menawarkan proses yang terlalu mudah, tetapi tidak transparan soal bunga, biaya, denda, dan cara penagihan.
Ketiga, risiko kebocoran atau penyalahgunaan data pribadi. Dalam POJK Nomor 22 Tahun 2023 tentang Pelindungan Konsumen dan Masyarakat di Sektor Jasa Keuangan, PUJK wajib memastikan pihak lain yang mengelola data atau informasi konsumen tetap menjaga kerahasiaan dan keamanan data tersebut.
Keempat, risiko informasi yang tidak transparan. Pinjaman yang aman seharusnya memberikan informasi jelas mengenai biaya, tenor, denda, hak dan kewajiban pengguna, serta kanal pengaduan resmi.
Kamu mencari pinjaman tanpa verifikasi wajah pasti karena ingin proses yang lebih ringkas bukan? Jangan sampai keringkasan yang kamu cari itu justru mengorbankan keamanan data pribadi kamu.
Solusi terbaik bukan mencari pinjaman yang paling mudah tanpa verifikasi, tetapi memilih pinjaman online yang aman, legal, dan transparan.
Gunakan layanan pinjaman daring yang:
Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah Adapundi, platform pinjaman daring berizin dan diawasi OJK yang menawarkan proses pengajuan tanpa ribet dan pencairan cepat. Dengan memilih platform yang legal bisa mengajukan pinjaman dengan proses yang terjaga informasi yang lebih jelas, serta perlindungan yang lebih baik dibandingkan menggunakan layanan pinjaman ilegal.
Referensi: