
Sambut HUT ke-8, Adapundi gelar CSR #BeraniWujudkan Untuk Bumi di Muara Gembong, dengan menanam 888 mangrove, donasi perahu, dan bantuan UMKM Kebaya.
Adapundi menyelenggarakan kegiatan literasi dan inklusi keuangan di Universitas Udayana, Bali, guna meningkatkan pemahaman mahasiswa dan UMKM terhadap layanan keuangan digital yang aman dan bertanggung jawab.
Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2 untuk memperluas akses pendanaan digital yang aman. Baca selengkapnya.
Saat ingin membeli barang bernilai besar seperti elektronik, kendaraan, atau kebutuhan lainnya, banyak orang dihadapkan pada pilihan cash atau kredit. Keduanya memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing yang perlu disesuaikan dengan kondisi keuangan.
Keputusan yang tepat bukan hanya soal mampu membayar, tetapi juga tentang bagaimana pembelian tersebut memengaruhi kondisi finansial dalam jangka pendek maupun panjang.
Artikel ini akan membahas perbandingan cash atau kredit agar kamu bisa menentukan pilihan yang paling menguntungkan.
Membayar tunai sering dianggap pilihan paling aman karena tidak ada bunga atau cicilan yang mengikuti. Tapi bukan berarti tanpa kekurangan. Berikut gambaran lengkapnya:
Membayar secara cash membuatmu langsung memiliki barang tanpa kewajiban cicilan setiap bulan. Tidak ada bunga maupun biaya pembiayaan yang perlu dibayarkan sehingga total pengeluaran menjadi lebih rendah.
Selain itu, pembayaran tunai juga membantu mengurangi risiko terlambat membayar cicilan yang dapat memengaruhi kondisi keuangan.
Kamu pun lebih mudah mengatur anggaran bulanan karena tidak memiliki kewajiban pembayaran di masa mendatang.
Baca Juga: Perbedaan Kredit dan Pinjaman: Mana yang Lebih Cocok
Meski terlihat lebih hemat, pembayaran cash membutuhkan dana dalam jumlah besar sekaligus.
Jika seluruh tabungan digunakan untuk membeli satu barang, kondisi keuangan bisa menjadi kurang fleksibel.
Risiko lainnya adalah berkurangnya dana darurat atau modal usaha yang sebenarnya lebih dibutuhkan untuk kebutuhan lain.
Akibatnya, ketika muncul kebutuhan mendesak, kamu mungkin kesulitan memperoleh dana dengan cepat.
Membayar tunai cocok apabila kamu sudah memiliki dana yang cukup tanpa harus mengganggu tabungan darurat maupun kebutuhan rutin.
Pilihan ini juga tepat jika barang yang dibeli tidak terlalu mahal atau ketika kamu ingin menghindari beban bunga dan cicilan dalam jangka panjang.
Kredit atau pinjaman dapat menjadi opsi pembiayaan apabila digunakan secara terukur, sesuai kebutuhan, dan tidak melebihi kemampuan bayar. Namun, pilihan ini tetap memiliki biaya, bunga, dan risiko keterlambatan yang perlu dipahami sejak awal.
Tapi ada sisi lain yang perlu kamu waspadai:
Keuntungan utama membeli secara kredit adalah kamu tidak perlu menyediakan seluruh dana sekaligus. Pembayaran dapat dilakukan secara bertahap sehingga arus kas bulanan tetap terjaga.
Cara ini juga memungkinkanmu tetap memiliki dana untuk kebutuhan lain, seperti dana darurat, investasi, atau modal usaha.
Jika dikelola dengan baik, kredit dapat membantu menjaga keseimbangan kondisi keuangan.
Pembelian secara kredit biasanya disertai bunga atau biaya pembiayaan sehingga total pembayaran menjadi lebih besar dibandingkan pembayaran tunai.
Selain itu, kamu harus disiplin membayar cicilan sesuai jadwal. Keterlambatan pembayaran dapat menimbulkan denda dan mengganggu kondisi keuangan apabila tidak dikelola dengan baik.
Kredit dapat dipertimbangkan ketika barang yang dibutuhkan bersifat penting, dana tunai belum mencukupi, dan cicilan masih sesuai kemampuan bayar tanpa mengganggu kebutuhan pokok maupun dana darurat.
Pilihan ini juga sesuai apabila cicilan masih berada dalam batas kemampuan keuangan dan tidak mengganggu kebutuhan pokok maupun tabungan.
Baca Juga: Strategi Mengelola Risiko Kredit dengan Bijak
Sebelum menentukan pilihan, ada beberapa faktor penting yang perlu kamu pertimbangkan agar keputusan yang diambil benar-benar sesuai dengan kondisi keuangan.
Apa pun pilihanmu, keputusan tersebut sebaiknya didasarkan pada perencanaan keuangan yang matang. Berikut beberapa tips yang bisa membantu:
Sebelum membeli sesuatu, hitung terlebih dahulu kemampuan finansialmu. Pastikan pembayaran tidak mengganggu kebutuhan pokok maupun tujuan keuangan lainnya. Jangan hanya melihat besarnya cicilan, tetapi juga keseluruhan pengeluaran bulanan.
Jika mempertimbangkan kredit, hitung total biaya yang harus dibayarkan hingga lunas. Bandingkan dengan harga cash agar kamu mengetahui selisih biaya yang perlu dikeluarkan dan dapat menentukan pilihan yang paling menguntungkan.
Dana darurat tetap menjadi prioritas sebelum melakukan pembelian dalam jumlah besar. Dengan memiliki cadangan dana, kamu akan lebih siap menghadapi kondisi tak terduga tanpa mengganggu pembayaran cicilan maupun kebutuhan sehari-hari.
Jika dana darurat belum mencukupi untuk kebutuhan yang benar-benar mendesak, pinjaman daring berizin dan diawasi OJK, Adapundi dapat dipertimbangkan sebagai opsi terakhir. Pastikan jumlah pinjaman sesuai kebutuhan, kemampuan bayar, dan memiliki rencana pelunasan yang jelas.
Jika memerlukan pembiayaan, pastikan memilih platform yang memberikan informasi biaya, bunga, tenor, dan ketentuan layanan secara jelas sejak awal.
Transparansi akan membantumu memahami seluruh kewajiban sehingga keputusan finansial dapat diambil dengan lebih bijak.
Pada akhirnya, pilihan cash atau kredit tidak memiliki jawaban yang mutlak benar atau salah. Keputusan terbaik bergantung pada kondisi keuangan, tujuan pembelian, serta kemampuanmu mengelola anggaran.
Selama dilakukan dengan perencanaan yang matang, baik pembayaran tunai maupun kredit sama-sama dapat menjadi solusi yang menguntungkan.
Jika kamu memilih opsi kredit untuk memenuhi kebutuhan penting, pastikan menggunakan layanan pendanaan yang aman dan transparan.
Adapundi hadir sebagai solusi pinjaman daring yang telah berizin dan diawasi OJK, sehingga kamu dapat mengajukan pembiayaan dengan lebih tenang.
Adapundi merupakan platform pinjaman daring berizin dan diawasi OJK dengan proses pengajuan online, tanpa jaminan, dan menggunakan dokumen yang diperlukan seperti KTP serta nomor HP aktif. Bunga harian mulai dari 0,03%, dengan limit, tenor, bunga, biaya, dan total pembayaran yang ditampilkan sebelum pengguna menyetujui pengajuan. Proses pencairan mengikuti hasil verifikasi, persetujuan, dan ketentuan yang berlaku.
Informasi mengenai bunga, tenor, dan ketentuan layanan disampaikan secara transparan sebelum kamu mengajukan pinjaman.
Yuk, download aplikasi Adapundi sekarang melalui Play Store atau App Store, cek status akunmu, dan nikmati layanan pendanaan yang aman, praktis, serta transparan sesuai kebutuhan finansialmu.
Referensi:
https://www.paper.id/blog/kartu-kredit-bisnis/cash-vs-kartu-kredit/
https://www.investasiku.id/eduvest/rencana/beli-cash-atau-kredit