
Adapundi gelar CSR 2026 “Pundi Kebaikan Ramadan” dengan salurkan bantuan bagi anak difabel di Yayasan Sayap Ibu Bintaro. Komitmen inklusivitas sosial
Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2 untuk memperluas akses pendanaan digital yang aman. Baca selengkapnya.
Simak cuplikan wawancara Adapundi di CNBC mengenai tren penggunaan AI dalam industri fintech dan dampaknya bagi layanan keuangan. Baca selengkapnya.
Rincian modal usaha coffee shop 100 juta sering dicari oleh calon pelaku usaha yang ingin membuka kedai kopi dengan perencanaan matang. Modal ini tergolong cukup untuk memulai coffee shop skala kecil hingga menengah jika penggunaannya tepat. Tantangannya bukan hanya soal jumlah dana, tetapi membaginya agar operasional berjalan lancar dan berkembang.
Di tengah tren nongkrong, kerja dari kafe, dan meningkatnya minat masyarakat terhadap kopi, peluang bisnis ini masih terbuka lebar. Namun, tanpa perhitungan yang jelas, modal bisa cepat habis sebelum usaha stabil. Karena itu, simak rincian biaya dan strategi memulai coffee shop di artikel ini agar kamu punya gambaran yang lebih realistis.
Baca juga: Tips Memulai Usaha dengan Modal Pinjaman: Panduan Lengkap dan Bijak untuk Pemula
Modal 100 juta sebaiknya dibagi ke beberapa pos utama. Tujuannya agar kebutuhan pembukaan usaha, stok awal, dan biaya operasional sama-sama terpenuhi.
| Pos Pengeluaran | Estimasi Biaya |
|---|---|
| Sewa tempat dan renovasi ringan | Rp25 juta–Rp40 juta |
| Mesin kopi dan peralatan utama | Rp30 juta–Rp40 juta |
| Stok bahan baku dan inventori awal | Rp10 juta–Rp15 juta |
| Branding dan pemasaran awal | Rp5 juta–Rp10 juta |
| Modal kerja dan dana cadangan | Rp10 juta–Rp15 juta |
| Total estimasi | ± Rp100 juta |
Berikut estimasi rincian yang umum digunakan:
Lokasi menjadi faktor penting dalam bisnis kopi. Jika memilih ruko kecil, kios, atau bangunan sederhana, dana sekitar Rp25 juta sampai Rp40 juta bisa digunakan untuk uang sewa awal, deposit, dan renovasi ringan.
Renovasi biasanya meliputi pengecatan, pemasangan lampu, perbaikan lantai, meja bar, kursi, serta dekorasi sederhana. Tidak harus mewah, yang penting nyaman, bersih, dan punya suasana yang membuat pelanggan betah.
Peralatan inti coffee shop membutuhkan porsi dana besar karena langsung memengaruhi kualitas produk dan kecepatan pelayanan. Estimasi Rp30 juta sampai Rp40 juta dapat dialokasikan untuk:
Jika dana terbatas, kamu bisa memadukan peralatan baru dan bekas berkualitas baik. Yang penting, kondisi alat masih layak pakai dan mendukung operasional harian.
Tanpa stok yang cukup, coffee shop sulit berjalan lancar. Dana sekitar Rp10 juta sampai Rp15 juta dapat digunakan untuk membeli kebutuhan awal seperti:
Pilih menu awal yang efisien dan paling banyak dicari agar stok berputar lebih cepat.
Coffee shop baru perlu dikenal pasar sejak hari pertama. Sisihkan Rp5 juta sampai Rp10 juta untuk kebutuhan branding seperti logo, papan nama, menu board, desain kemasan, dan konten media sosial.
Promosi awal bisa berupa diskon pembukaan, kerja sama dengan food delivery, atau kampanye lokal di area sekitar toko. Strategi sederhana namun konsisten sering lebih efektif dibanding promosi besar sekali jalan.
Banyak usaha baru lupa menyiapkan dana cadangan. Padahal biaya operasional tetap berjalan meski penjualan belum stabil. Sediakan Rp10 juta sampai Rp15 juta untuk:
Dana ini penting agar usaha tidak terganggu pada 1 sampai 3 bulan pertama.
Jika dikelola dengan disiplin, modal 100 juta sudah cukup memenuhi kebutuhan dasar untuk memulai kedai kopi. Berikut beberapa contohnya:
Dengan strategi efisien, modal ini bisa menjadi fondasi awal usaha yang sehat.
Baca juga: Pinjaman Online Jangka Panjang: Solusi Dana dengan Cicilan Lebih Fleksibel
Sebelum mengeluarkan dana, ada beberapa hal penting yang perlu diperhitungkan agar usaha tidak berjalan tanpa arah. Apa saja yang perlu dipertimbangkan? Ini daftarnya:
Buat daftar pengeluaran rinci sejak awal. Pisahkan kebutuhan wajib dan tambahan. Mesin kopi, stok bahan, serta tempat usaha harus menjadi prioritas utama.
Hitung berapa gelas yang harus terjual setiap hari agar bisa menutup biaya tetap. Misalnya sewa, gaji, listrik, dan bahan baku. Perhitungan ini membantu menentukan target penjualan harian yang realistis.
Akses pembiayaan UMKM terus berkembang. Banyak pelaku usaha menggunakan pendanaan legal untuk ekspansi, pembelian alat, atau penambahan modal kerja. Ini bisa menjadi opsi saat usaha mulai bertumbuh.
Gunakan modal untuk hal yang menghasilkan pendapatan. Misalnya menambah kapasitas alat, meningkatkan kualitas menu, memperbaiki pelayanan, atau memperluas pemasaran digital.
Setelah buka, fokus berikutnya adalah menjaga pertumbuhan usaha. Beberapa langkah berikut bisa diterapkan:
Bisnis kopi bukan hanya soal minuman, tetapi pengalaman pelanggan.
Baca juga: Kredit Digital Cepat Cair: Panduan Lengkap & Simulasi Tenornya
Rincian modal usaha coffee shop 100 juta menunjukkan bahwa membuka kedai kopi tetap memungkinkan dengan anggaran yang terukur. Kunci utamanya ada pada pembagian dana yang disiplin, pemilihan lokasi, kualitas produk, dan kemampuan menjaga arus kas di masa awal usaha.
Jika dijalankan dengan strategi tepat, modal tersebut bisa menjadi langkah awal membangun bisnis kopi yang bertahan dan berkembang. Saat peluang usaha sudah terlihat, tambahan modal sering dibutuhkan untuk membeli mesin kopi, menambah stok bahan baku, renovasi tempat, atau memperluas kapasitas usaha.
Adapundi hadir sebagai aplikasi pinjaman uang cepat cair berizin dan diawasi OJK yang memberikan akses dana dengan limit hingga Rp100 juta, proses sederhana cukup KTP dan nomor HP. Proses pencairan pun cepat, setelah pengajuan disetujui, dalam hitungan menit, dana akan cair langsung ke rekening.
Butuh tambahan modal untuk mengembangkan usaha coffee shop kamu? Download aplikasi Adapundi sekarang di Play Store atau App Store, cek limit pinjaman, lalu ajukan sesuai kebutuhan dengan proses mudah dan nyaman.
Sumber:
https://www.ocbc.id/id/article/2024/09/05/bisnis-modal-50-juta