Masih banyak orang yang menganggap pinjol dan pindar adalah dua layanan yang berbeda. Padahal, keduanya sama-sama merujuk pada layanan pembiayaan berbasis digital. Yang membedakan adalah istilah yang digunakan. Memahami perbedaan pinjol dan pindar penting agar kamu tidak salah mengenali layanan yang legal, memahami hak sebagai pengguna, dan lebih bijak saat mengajukan pembiayaan.
Apa Itu Pindar dan Mengapa Istilahnya Berubah?
Dalam beberapa waktu terakhir, OJK memperkenalkan istilah baru untuk menggambarkan layanan pendanaan berbasis teknologi. Pergantian istilah ini bukan sekadar perubahan nama, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun pemahaman yang lebih tepat mengenai layanan keuangan digital yang diawasi regulator:
1. Apa Itu Pindar?
Pindar merupakan singkatan dari Pinjaman Daring, yaitu layanan pembiayaan yang seluruh proses pengajuannya dilakukan melalui media digital. Mulai dari pendaftaran, verifikasi, hingga pencairan dana dilakukan secara elektronik sesuai ketentuan yang berlaku.
Penggunaan istilah "pindar" diperkenalkan agar masyarakat lebih mengenal penyebutan resmi yang digunakan regulator. Dengan demikian, layanan pembiayaan digital tidak lagi hanya dikenal melalui istilah populer yang selama ini berkembang di masyarakat.
2. Apa Bedanya Pindar dan Pinjol?
Pada dasarnya, fungsi keduanya tetap sama, yaitu menyediakan layanan pembiayaan berbasis teknologi.
Perbedaannya terletak pada penggunaan istilah:
Pinjol merupakan singkatan dari pinjaman online yang telah lama digunakan masyarakat dalam percakapan sehari-hari.
Pindar adalah singkatan dari pinjaman daring yang digunakan sebagai istilah resmi oleh regulator.
Pergantian nomenklatur ini tidak mengubah mekanisme maupun fungsi layanan pembiayaan digital.
Meski sama-sama mengacu pada layanan pembiayaan digital, memahami konteks penggunaan kedua istilah ini dapat membantu kamu memperoleh informasi yang lebih akurat.
Aspek
Pinjol
Pindar
Istilah
Sebutan yang populer di masyarakat
Istilah resmi yang digunakan regulator
Kepanjangan
Pinjaman online
Pinjaman daring
Penggunaan
Percakapan sehari-hari
Dokumen, sosialisasi, dan komunikasi resmi
Fungsi layanan
Pembiayaan digital
Pembiayaan digital
Regulasi
Mengacu pada ketentuan yang sama
Mengacu pada ketentuan yang sama
Peran OJK dalam Pengawasan Pindar
Perkembangan layanan keuangan digital perlu diimbangi dengan pengawasan agar masyarakat dapat menggunakan layanan secara aman. Di sinilah OJK berperan dalam mengawasi penyelenggara yang beroperasi sesuai ketentuan.
1. Berizin dan Diawasi oleh OJK
Sebelum menggunakan layanan pinjaman daring, pastikan penyelenggaranya telah berizin dan diawasi oleh OJK. Status tersebut menunjukkan bahwa penyelenggara wajib memenuhi ketentuan yang berlaku, termasuk mengenai transparansi layanan dan perlindungan konsumen.
Melalui fungsi pengawasannya, OJK juga memastikan penyelenggara menjalankan operasional sesuai regulasi sehingga pengguna memperoleh informasi yang lebih jelas mengenai biaya, tenor, hingga hak dan kewajibannya.
2. Fintech Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi
Pindar merupakan bagian dari ekosistem fintech pendanaan bersama berbasis teknologi yang mempertemukan pihak yang membutuhkan pembiayaan dengan penyedia pendanaan melalui platform digital.
Dalam praktiknya, penyelenggara menyediakan sistem yang memudahkan proses pengajuan, verifikasi, hingga pengelolaan layanan secara elektronik. Teknologi membuat proses menjadi lebih efisien, sementara regulasi membantu menjaga agar layanan tetap berjalan sesuai ketentuan.
Perbedaan Pindar Legal dan Pinjol Ilegal
Selain memahami istilahnya, kamu juga perlu mengetahui perbedaan antara layanan yang legal dengan yang beroperasi tanpa izin.
Bagaimana Pindar Melindungi Data Pribadi Pengguna?
Selain legalitas, perlindungan data pribadi menjadi salah satu hal yang tidak boleh diabaikan. Sebelum memberikan informasi pribadi, pastikan kamu memahami bagaimana data tersebut digunakan oleh penyelenggara:
1. Akses Data yang Diizinkan
Layanan pinjaman daring yang legal hanya mengakses data yang diperlukan sesuai persetujuan pengguna. Informasi yang diminta bertujuan mendukung proses verifikasi dan penilaian pengajuan pembiayaan. Selain itu, penyelenggara juga wajib menjelaskan bagaimana data digunakan sehingga pengguna mengetahui tujuan pengumpulannya.
2. Mengapa Perlindungan Data Pribadi Penting?
Perlindungan data membantu menjaga keamanan pengguna selama menggunakan layanan digital.
Mencegah penyalahgunaan identitas.
Menjaga keamanan informasi pribadi.
Mengurangi risiko penipuan digital.
Memberikan rasa aman saat menggunakan layanan.
Tips Memilih Layanan Pinjaman Daring yang Aman
Sebelum mengajukan pembiayaan, ada beberapa langkah sederhana yang dapat membantu kamu mengurangi risiko saat memilih layanan.
Pastikan penyelenggara telah terdaftar atau berizin di OJK.
Pelajari syarat dan ketentuan layanan.
Periksa bunga, biaya, dan tenor secara menyeluruh.
Hindari memberikan akses data yang tidak relevan.
Gunakan pinjaman sesuai kebutuhan dan kemampuan membayar.
Jangan mudah tergiur penawaran yang terdengar tidak masuk akal.
Kesalahan yang Masih Sering Terjadi Saat Memilih Pindar
Meski informasi semakin mudah diakses, masih banyak pengguna yang terburu-buru mengambil keputusan. Akibatnya, risiko menggunakan layanan yang tidak sesuai kebutuhan menjadi lebih besar.
Beberapa kesalahan yang masih sering terjadi meliputi:
Gunakan Layanan Pinjaman Daring yang Legal dan Transparan
Memahami perbedaan pinjol dan pindar bukan hanya soal mengetahui istilah yang benar. Yang lebih penting adalah memahami bagaimana memilih layanan yang memiliki dasar hukum yang jelas, menjaga keamanan data pribadi, serta memberikan informasi biaya dan ketentuan secara terbuka.
Saat kamu sudah memahami hal-hal tersebut, keputusan finansial pun tidak lagi hanya didasarkan pada seberapa cepat prosesnya, tetapi juga pada seberapa aman layanan tersebut untuk digunakan. Karena itu, sebelum mengajukan pembiayaan, luangkan waktu untuk mengenali penyelenggaranya.
Periksa legalitasnya, pahami seluruh informasi yang diberikan, lalu sesuaikan jumlah pinjaman dengan kemampuan membayar. Langkah sederhana ini sering kali menjadi pembeda antara keputusan yang terburu-buru dan keputusan yang benar-benar dipertimbangkan.
Jika setelah mempertimbangkan semuanya kamu membutuhkan layanan pinjaman daring yang mengedepankan transparansi, Adapundi dapat menjadi salah satu pilihan. Mulai dari proses pengajuan, informasi biaya, hingga kebijakan perlindungan data disampaikan secara jelas agar kamu dapat memahami layanan sebelum mengambil keputusan.
Bahkan sebelum mengajukan, kamu bisa memanfaatkan simulasi pinjaman untuk memperkirakan cicilan sesuai kondisi keuangan, sehingga pembiayaan tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan, tetapi juga tetap selaras dengan rencana finansial yang sudah kamu susun.
Download aplikasi Adapundi untuk mempelajari fitur dan layanan yang tersedia sebelum mengajukan pinjaman.