
Adapundi gelar CSR 2026 “Pundi Kebaikan Ramadan” dengan salurkan bantuan bagi anak difabel di Yayasan Sayap Ibu Bintaro. Komitmen inklusivitas sosial
Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2 untuk memperluas akses pendanaan digital yang aman. Baca selengkapnya.
Simak cuplikan wawancara Adapundi di CNBC mengenai tren penggunaan AI dalam industri fintech dan dampaknya bagi layanan keuangan. Baca selengkapnya.
Mau buka usaha barbershop tapi masih bingung soal biaya dan persiapannya? Tenang, artikel ini akan langsung membahas secara lengkap rincian modal usaha barbershop mulai dari kebutuhan utama hingga tips agar usahamu cepat berkembang dan punya banyak pelanggan.
Sebelum memulai bisnis, kamu perlu memahami bahwa membuka barbershop tidak hanya soal membeli alat cukur.
Ada banyak komponen biaya yang harus diperhitungkan agar usaha bisa berjalan lancar sejak awal.
Salah satu komponen terbesar dalam modal usaha barbershop adalah biaya sewa tempat. Harga sewa sangat bergantung pada lokasi, ukuran, dan tingkat keramaian area tersebut.
Jika kamu memilih lokasi strategis seperti dekat kampus, perkantoran, atau pusat keramaian, biaya sewanya bisa lebih tinggi. Namun, ini biasanya sebanding dengan potensi pelanggan yang lebih banyak.
Sebagai gambaran, sewa tempat bisa berkisar mulai dari Rp5 juta hingga Rp30 juta per tahun tergantung lokasi.
Kursi khusus barbershop bukan sekadar kursi biasa. Kursi ini didesain agar nyaman, bisa diatur ketinggiannya, dan memberikan pengalaman profesional bagi pelanggan.
Harga kursi barbershop bervariasi, mulai dari Rp1,5 juta hingga Rp5 juta per unit. Idealnya, kamu memiliki minimal 1–2 kursi untuk memulai usaha kecil.
Mesin cukur adalah alat utama yang wajib kamu miliki. Pilih mesin yang berkualitas agar hasil potongan rapi dan tahan lama.
Biasanya, satu set mesin cukur profesional dibanderol sekitar Rp300 ribu hingga Rp1,5 juta tergantung merek dan kualitas. Disarankan punya lebih dari satu unit sebagai cadangan.
Baca Juga: Butuh Modal Usaha 50 Juta? Ini Solusi Pendanaan Praktis
Cermin besar sangat penting agar pelanggan bisa melihat hasil potongan rambut mereka dengan jelas. Selain itu, cermin juga memberikan kesan ruangan lebih luas.
Biaya untuk cermin dan perlengkapan interior seperti lampu, dekorasi, dan elemen estetika lainnya bisa berkisar Rp1 juta hingga Rp5 juta tergantung konsep yang kamu pilih.
Selain mesin, kamu juga membutuhkan alat manual seperti gunting, sisir, dan pisau cukur untuk detail potongan.
Harga satu set alat ini biasanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Pastikan kamu memilih bahan yang tajam, presisi, dan nyaman digunakan agar hasil potongan maksimal.
Kebersihan adalah hal penting dalam bisnis barbershop. Kamu perlu menyediakan handuk bersih, cape (penutup tubuh pelanggan), dan perlengkapan sanitasi.
Modal untuk kebutuhan ini biasanya sekitar Rp300 ribu hingga Rp1 juta. Jangan lupa juga untuk rutin mencuci dan mengganti perlengkapan agar tetap higienis.
Produk seperti pomade, hair tonic, atau hair spray bisa menjadi nilai tambah sekaligus peluang penjualan tambahan.
Untuk stok awal, kamu bisa menyiapkan budget sekitar Rp500 ribu hingga Rp2 juta. Produk ini juga bisa kamu jual kembali untuk meningkatkan omzet.
Meja kerja dan rak penyimpanan dibutuhkan untuk menata alat-alat agar terlihat rapi dan profesional.
Biaya untuk meja dan rak biasanya sekitar Rp500 ribu hingga Rp2 juta tergantung desain dan material yang digunakan.
Agar barbershop terlihat menarik dan nyaman, kamu mungkin perlu melakukan renovasi atau dekorasi.
Biaya ini cukup fleksibel, mulai dari Rp2 juta hingga Rp10 juta tergantung konsep yang kamu inginkan, apakah minimalis, industrial, atau klasik.
Selain biaya setup, kamu juga perlu menyiapkan modal operasional seperti listrik, air, gaji karyawan (jika ada), dan biaya lain selama 1–3 bulan pertama.
Biasanya, modal operasional awal berkisar Rp3 juta hingga Rp10 juta tergantung skala usaha.
Baca Juga: Pinjaman Modal Usaha UMKM Praktis untuk Kembangkan Bisnis
Setelah mengetahui modal usaha barbershop, langkah selanjutnya adalah memastikan usahamu bisa menarik pelanggan sejak awal.
Berikut ini tips memulai usaha yang tepat:
Lokasi sangat menentukan kesuksesan barbershop. Pilih tempat yang mudah diakses dan memiliki lalu lintas orang yang tinggi.
Semakin strategis lokasi, semakin besar peluang kamu mendapatkan pelanggan baru setiap hari.
Peralatan berkualitas akan menghasilkan potongan yang lebih rapi dan profesional. Ini akan membuat pelanggan puas dan kemungkinan besar kembali lagi.
Investasi di alat yang bagus juga membantu mengurangi biaya perbaikan di masa depan.
Pelayanan adalah kunci utama dalam bisnis jasa. Sikap ramah, komunikasi yang baik, dan kemampuan memahami keinginan pelanggan akan membuat mereka merasa nyaman.
Pengalaman yang menyenangkan sering kali lebih diingat dibanding harga murah.
Gunakan media sosial seperti Instagram atau TikTok untuk mempromosikan hasil potongan rambutmu.
Posting before-after, testimoni pelanggan, atau video proses potong rambut bisa menarik perhatian calon pelanggan baru.
Konsep unik bisa menjadi daya tarik tersendiri. Misalnya, barbershop dengan tema vintage, modern minimalis, atau industrial.
Konsep yang kuat akan membuat tempatmu lebih mudah diingat dan berbeda dari kompetitor.
Jika kamu merasa sumber modal usaha barbershop masih kurang, ada beberapa cara yang bisa kamu lakukan untuk mendapatkannya:
Cara paling aman adalah menggunakan tabungan sendiri. Kamu tidak perlu memikirkan cicilan atau bunga sehingga lebih ringan secara finansial. Namun, pastikan kamu tetap memiliki dana darurat setelah menggunakan tabungan tersebut.
Kamu juga bisa mengajak teman atau keluarga untuk menjadi partner bisnis. Dengan sistem bagi hasil, beban modal menjadi lebih ringan dan kamu bisa berbagi tanggung jawab dalam menjalankan usaha.
Jika membutuhkan dana lebih besar, kamu bisa mengajukan pinjaman ke bank atau lembaga keuangan resmi.
Biasanya, prosesnya membutuhkan dokumen dan waktu yang lebih lama, namun cocok untuk kebutuhan modal besar.
Baca Juga: Pinjaman Dana Cepat: Solusi untuk Kebutuhan Mendadak
Saat ini, kamu juga bisa memanfaatkan layanan pinjaman digital untuk mendapatkan dana tambahan secara lebih praktis.
Proses pengajuannya cenderung lebih cepat dan fleksibel, sehingga cocok untuk kamu yang ingin segera memulai usaha.
Kalau setelah menghitung semua kebutuhan ternyata modal usaha barbershop kamu masih belum cukup, tidak perlu khawatir. Kamu bisa mempertimbangkan solusi tambahan melalui layanan pinjaman digital seperti Adapundi.
Adapundi menawarkan proses pengajuan yang mudah, transparan, dan praktis. Kamu hanya perlu menyiapkan KTP dan nomor HP untuk mengajukan pinjaman. Prosesnya cepat sehingga kamu bisa segera mendapatkan dana tambahan untuk memulai atau mengembangkan usaha barbershop.
Selain itu, Adapundi juga telah berizin dan diawasi oleh OJK, sehingga lebih aman dan tepercaya untuk digunakan. Ini penting agar kamu terhindar dari layanan ilegal yang berisiko merugikan.
Jadi, kalau kamu serius ingin memulai bisnis barbershop tapi terkendala modal, langsung saja download aplikasi Adapundi sekarang dan ajukan pinjaman sesuai kebutuhanmu!
Referensi: