Adapundi
  • Layanan
    • Pinjaman
    • Pendanaan
  • Tentang Adapundi
  • Kisah Inspiratif
  • Artikel
  • Bantuan
    • RIPLAY
    • Antifraud
    • FAQ
    • Syarat & Ketentuan
    • Kebijakan Privasi
  • Lancar=100.00%
    • Lancar = 100.00%
  • Layanan
    PinjamanPendanaan
  • Tentang Adapundi
  • Kisah Inspiratif
  • Artikel
  • Bantuan
    RIPLAYAntifraudFAQSyarat & KetentuanKebijakan Privasi
  • Lancar = 100.00%
    Lancar = 100.00%
Logo Adapundi
PT Info Tekno Siaga

Kantor Pusat (Tutup Sementara)

Jl. Gatot Subroto No.18, RT.6/RW.1, Kuningan Bar., Kec. Mampang Prpt., Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12710

Kantor Pengaduan

Jl. Bungur Besar Raya No.29 RT.11/RW.2, Gn. Sahari Sel., Kec. Kemayoran, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10610

Kantor Cabang Operasional

Jl. Tanah Abang II No.89, RT.1/RW.1, Cideng, Kecamatan Gambir, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10150

Layanan Pengaduan

Call(021)50860666
WhatsApp0811-50860666
Mailcs@adapundi.com
Instagramadapundi_official_id
FacebookAdapundi_official_id
TikTokadapundi_official_id
YouTubeAdapundi Official

Jam Layanan Aduan

Aduan online:

Senin - Minggu 08.00 - 20.00


Aduan langsung:

Senin - Jumat 09.00 - 17.00

Whistleblowing System

Laporkan di sini

Management
sistem
ISO/IEC 27001:2022

www.tuvsud.com
ID: 2025-4-0210

TUV SUD Certification QR

Adapundi berizin dan diawasi:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK)

Download Sekarang

Download Adapundi di Google PlayDownload Adapundi di App Store

PERHATIAN:

  • Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi ("LPBBTI") adalah penyelenggaraan layanan jasa keuangan untuk mempertemukan Pemberi Dana dengan Penerima Dana dalam melakukan Pendanaan baik secara konvensional maupun berdasarkan prinsip syariah secara langsung melalui Sistem Elektronik dengan menggunakan internet.
  • Setiap transaksi Pendanaan wajib melalui escrow account dan virtual account ataupayment gateway sesuai POJK Nomor 40 Tahun 2024.
  • Pelanggaran merupakan bukti pelanggaran hukum oleh Penyelenggara.
  • Penyelenggara tidak mengenakan biaya apa pun kepada Pengguna atas pelayanan pengaduan.
  • Hal lain yang perlu diperhatikan terkait karakteristik produk yang dimiliki oleh Penyelenggara.
© 2026 Adapundi - All rights reserved.
Adapundi
  • Layanan
    • Pinjaman
    • Pendanaan
  • Tentang Adapundi
  • Kisah Inspiratif
  • Artikel
  • Bantuan
    • RIPLAY
    • Antifraud
    • FAQ
    • Syarat & Ketentuan
    • Kebijakan Privasi
  • Lancar=91,13%
    • Lancar = 91,13%
    • Dalam Perhatian Khusus = 4,28%
    • Kurang Lancar = 2,79%
    • Diragukan = 1,62%
    • Macet = 0,19%
  • Layanan
    PinjamanPendanaan
  • Tentang Adapundi
  • Kisah Inspiratif
  • Artikel
  • Bantuan
    RIPLAYAntifraudFAQSyarat & KetentuanKebijakan Privasi
  • Lancar = 91,13%
    Lancar = 91,13%
    Dalam Perhatian Khusus = 4,28%
    Kurang Lancar = 2,79%
    Diragukan = 1,62%
    Macet = 0,19%
  1. Home
  2. Artikel
  3. 6 Cara Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan agar Tetap Stabil

6 Cara Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan agar Tetap Stabil

Dapatkan ringkasan:
OpenAIClaudeGoogle GeminiGrokPerplexity
Bagikan:
WhatsApp SquareX SquareFacebook SquareLinkedIn
Oleh Putri Soraya · 23 Februari 2026 · 4 mnt baca
6 Cara Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan agar Tetap Stabil

Di halaman ini

  • Cara Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan
  • 1. Membuat Anggaran Khusus Ramadan
  • 2. Memisahkan Budget Kebutuhan, Ibadah, dan Sosial
  • 3. Menentukan Prioritas Pengeluaran
  • 4. Menyisihkan Dana Cadangan Ramadan
  • 5. Mengontrol Pengeluaran Harian
  • 6. Buat Budgeting Terpisah untuk Mudik
  • Mindset Keuangan yang Perlu Dijaga Selama Ramadan agar Pengeluaran Tak Bengkak
  • 1. Tahan Keinginan Belanja Impulsif
  • 2. Fokus pada Kebutuhan dan Prioritas
  • 3. Tetap Disiplin Finansial di Bulan Ramadan
  • Temukan Solusi Finansial yang Aman untuk Kebutuhan Ramadan

Mengatur keuangan di bulan Ramadhan penting karena pengeluaran biasanya meningkat dibanding bulan biasa. Kebutuhan konsumsi berbuka dan sahur, belanja persiapan Lebaran, sedekah, hingga rencana mudik sering datang bersamaan. Tanpa perencanaan yang jelas, kondisi keuangan bisa terasa lebih berat setelah Ramadan berakhir.

Apalagi BPS memproyeksikan adanya tekanan inflasi meningkat menjelang Ramadan 2026, terutama pada komoditas pangan, seiring kenaikan permintaan masyarakat.

Karena itu, memahami cara mengatur keuangan di bulan Ramadan membantu kamu menjaga stabilitas finansial tanpa mengganggu kebutuhan utama. Artikel ini merangkum tips keuangan Ramadan yang bisa diterapkan secara realistis dalam kehidupan sehari hari.

Cara Mengatur Keuangan di Bulan Ramadhan

Ramadan membawa perubahan pola pengeluaran. Banyak pengeluaran bersifat musiman dan muncul dalam waktu singkat. Berikut cara yang bisa membantu kamu menjaga keuangan tetap stabil selama Ramadan:

1. Membuat Anggaran Khusus Ramadan

Ramadan membutuhkan perencanaan anggaran yang berbeda dari bulan biasa. Banyak orang tetap memakai pola anggaran normal, sehingga pengeluaran tambahan menjadi tidak terkontrol.

Mulailah dengan mencatat seluruh kebutuhan Ramadan, mulai dari kebutuhan dapur, kebutuhan ibadah, kebutuhan sosial, hingga persiapan Lebaran. Setelah itu, tentukan batas pengeluaran untuk setiap kategori.

Dengan memiliki anggaran khusus, kamu bisa melihat gambaran kebutuhan dana secara realistis. Cara ini juga membantu mengurangi pengeluaran impulsif karena semua kebutuhan sudah dipetakan sejak awal.

2. Memisahkan Budget Kebutuhan, Ibadah, dan Sosial

Memisahkan budget untuk zakat, infaq, dan kebutuhan berbagi lainnya membantu kamu tetap bisa menjalankan kewajiban sosial tanpa mengganggu kebutuhan utama. Cara paling sederhana adalah menentukan nominal khusus untuk masing masing kategori sejak awal bulan.

Untuk yang satu ini, cara mengatur keuangan bisa menggunakan sistem envelopes, mengutip dari Nerd Wallet, sistem ini membantu kamu membagi pendapatan bulanan berdasarkan kategori pengeluaran. Kamu cukup menyiapkan beberapa amplop sesuai kategori pengeluaran yang direncanakan.

Contoh pembagian sederhana:

  • 60% kebutuhan pokok
  • 20% sosial & ibadah
  • 10% mudik
  • 10% dana cadangan

Dengan pembagian yang jelas, kamu tidak perlu khawatir pengeluaran sosial membuat kondisi keuangan menjadi tidak stabil.

3. Menentukan Prioritas Pengeluaran

Jangan lupa untuk selalu tentukan prioritas pengeluaran. Ini akan membantu kamu fokus pada kebutuhan utama terlebih dahulu. Pastikan kebutuhan pokok terpenuhi sebelum memutuskan membeli kebutuhan tambahan.

Cara ini membantu menjaga pengeluaran tetap rasional. kamu tetap bisa menikmati momen Ramadan tanpa membuat kondisi finansial menjadi berat di akhir bulan.

4. Menyisihkan Dana Cadangan Ramadan

Pengeluaran menjelang Lebaran biasanya meningkat. Menyisihkan dana cadangan sejak awal membantu kamu menghadapi kebutuhan mendadak dengan lebih tenang.

Dana ini bisa digunakan untuk kebutuhan keluarga, kebutuhan perjalanan, atau kebutuhan tak terduga lainnya. Langkah ini juga membantu menjaga stabilitas keuangan setelah Lebaran selesai.

5. Mengontrol Pengeluaran Harian

Pengeluaran kecil sering terasa tidak signifikan. Namun jika terjadi setiap hari, totalnya bisa cukup besar dalam satu bulan.

Mencatat pengeluaran harian membantu kamu memahami pola konsumsi selama Ramadan. Dari catatan tersebut, kamu bisa melihat pengeluaran mana yang masih bisa dikurangi.

6. Buat Budgeting Terpisah untuk Mudik

Mudik menjadi salah satu pengeluaran terbesar menjelang Lebaran. Jika tidak direncanakan, biaya mudik bisa mengganggu anggaran kebutuhan utama.

Buat rencana budgeting mudik terpisah yang mencakup biaya transportasi, akomodasi, dan kebutuhan keluarga tanpa mengganggu kebutuhan harian. Perencanaan ini membuat kondisi finansial tetap aman sebelum dan setelah Lebaran.

Mindset Keuangan yang Perlu Dijaga Selama Ramadan agar Pengeluaran Tak Bengkak

Selain strategi teknis, pola pikir finansial juga berpengaruh besar pada kondisi keuangan selama Ramadan. Banyak pengeluaran terjadi karena keputusan spontan, bukan kebutuhan. Berikut mindset yang penting dijaga selama Ramadan:

1. Tahan Keinginan Belanja Impulsif

Promo Ramadan sering memicu pembelian spontan. Memberi waktu sebelum membeli membantu kamu memastikan apakah barang tersebut benar benar dibutuhkan. Cara sederhana ini membantu menjaga pengeluaran tetap terkendali.

2. Fokus pada Kebutuhan dan Prioritas

Memahami perbedaan antara kebutuhan dan keinginan membantu kamu menjaga stabilitas finansial. Fokus pada kebutuhan utama membuat pengeluaran menjadi lebih terarah.

3. Tetap Disiplin Finansial di Bulan Ramadan

Disiplin finansial berarti konsisten menjalankan rencana anggaran. Konsistensi membantu menjaga kondisi finansial tetap stabil hingga setelah Ramadan selesai.

Mengatur keuangan bisa menjadi salah satu cara kita untuk bisa memaksimalkan kebaikan selama Ramadan. Seperti Adapundi, melalui Pundi Kebaikan Ramadan, menjadi cara untuk memperkuat semangat kebersamaan, dan menyebarkan kebaikan yang membawa manfaat. Selain itu, selama bulan Ramadan ini ada kuis interaktif yang seru di Instagram Resmi Adapundi. Kamu juga punya kesempatan untuk mendapatkan berbagai hadiah menarik.

Dengan begitu, kamu tetap bisa menjaga disiplin finansial sekaligus mengikuti aktivitas Ramadan yang membawa manfaat dan pengalaman baru.

Temukan Solusi Finansial yang Aman untuk Kebutuhan Ramadan

Tidak bisa dipungkiri, terkadang kebutuhan mendadak muncul walaupun kita telah merencanakan keuangan dengan baik, seperti perbaikan kendaraan untuk mudik, atau kebutuhan keluarga lainnya.

Di sinilah solusi pinjaman cepat cair yang fleksibel seperti Adapundi bisa menjadi andalan. Dengan proses pengajuan yang mudah cuma modal KTP dan nomor HP, kamu tidak lagi perlu khawatir masalah kebutuhan darurat di bulan Ramadan.

Jika ingin mengetahui opsi limit yang tersedia sesuai profil finansial, kamu bisa mulai Cek Limit Pinjaman Sekarang. Buat momen Ramadan tetap spesial tanpa khawatir tentang finansial!

Sumber:

https://aaji.or.id/Articles/cara-bijak-mengatur-keuangan-di-bulan-ramadan-agar-tidak-overbudget

https://www.bankmuamalat.co.id/index.php/artikel/cara-atur-keuangan-sebelum-ramadan-agar-puasa-makin-tenang1

Putri Soraya

Penulis

Putri Soraya

Content writer dengan keahlian menulis konten informatif dan praktis di berbagai topik, termasuk topik finansial dan teknologi.

Artikel Lainnya

Pinjaman Bunga Rendah: Solusi Pembiayaan dengan Cicilan Lebih Ringan
Edukasi Keuangan·23 Februari 2026

Pinjaman Bunga Rendah: Solusi Pembiayaan dengan Cicilan Lebih Ringan

Pelajari apa itu pinjaman bunga rendah dan jenis-jenisnya di sini.

Selengkapnya
Bunga Pinjaman Online: Cara Hitung, Simulasi, dan Panduan Memilih yang Sesuai
Tips Keuangan·23 Februari 2026

Bunga Pinjaman Online: Cara Hitung, Simulasi, dan Panduan Memilih yang Sesuai

Pelajari bunga pinjaman online lengkap dengan cara hitung, dan tips memilih tenor yang sesuai.

Selengkapnya
Kerja Sama Loan Channeling Adapundi dan Bank DBS Indonesia Masuki Fase Baru
Home Page·20 Februari 2026

Kerja Sama Loan Channeling Adapundi dan Bank DBS Indonesia Masuki Fase Baru

Adapundi dan Bank DBS Indonesia meresmikan kerja sama loan channeling fase 2.

Selengkapnya

Artikel Terkait

Gambar untuk Bunga Pinjaman Online: Cara Hitung, Simulasi, dan Panduan Memilih yang Sesuai

Bunga Pinjaman Online: Cara Hitung, Simulasi, dan Panduan Memilih yang Sesuai