
Bagi freelancer atau pekerja lepas, pinjaman daring (Pindar) dapat menjadi salah satu alternatif untuk mendapatkan dana tambahan ketika dibutuhkan. Namun, Pendanaan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan membayar agar tidak menambah beban keuangan.
Freelancer dapat mengajukan Pindar selama memenuhi persyaratan penyelenggara dan lolos proses penilaian kelayakan. Berdasarkan SEOJK 19/SEOJK.06/2025, Penerima Dana orang perseorangan perlu memenuhi ketentuan terkait penghasilan dan kemampuan pembayaran kembali.
Karena pendapatan freelancer dapat berubah setiap bulan, penting untuk menghitung kewajiban yang sudah berjalan, cicilan baru, bunga, dan biaya sebelum menentukan jumlah Pendanaan.
Apakah Freelancer Bisa Mengajukan Pinjaman Daring?
Ya. Freelancer dapat mengajukan Pindar selama memenuhi persyaratan sebagai calon Penerima Dana.
Status sebagai pekerja lepas bukan satu-satunya faktor yang menentukan hasil pengajuan. Penyelenggara juga melakukan proses verifikasi dan penilaian untuk mengetahui kemampuan calon Penerima Dana dalam memenuhi kewajibannya.
Karena penghasilan freelancer dapat berbeda setiap bulan, penting untuk menghitung kemampuan pembayaran berdasarkan kondisi keuangan yang realistis, bukan hanya berdasarkan pendapatan ketika proyek sedang banyak.
Apa Syarat Pindar untuk Freelancer?
Persyaratan setiap penyelenggara dapat berbeda. Namun, calon Penerima Dana tetap perlu memenuhi ketentuan yang berlaku serta memberikan informasi yang benar saat melakukan pengajuan.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan freelancer antara lain:
1. Memenuhi Persyaratan Usia
Berdasarkan SEOJK 19/SEOJK.06/2025, Penerima Dana orang perseorangan harus berusia paling rendah 18 tahun atau sudah menikah.
Penyelenggara dapat menetapkan ketentuan usia tambahan sesuai dengan karakteristik produk yang ditawarkan.
2. Memenuhi Persyaratan Penghasilan
Penerima Dana orang perseorangan perlu memiliki penghasilan bruto rata-rata paling sedikit Rp3 juta per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.
Bagi freelancer, perhitungan penghasilan sebaiknya melihat kondisi pemasukan secara realistis karena jumlah pendapatan dari proyek dapat berubah setiap bulan.
3. Memberikan Data yang Benar
Pastikan data identitas, pekerjaan, penghasilan, rekening, serta informasi lain yang diminta dalam proses pengajuan diisi dengan benar dan sesuai kondisi sebenarnya.
Informasi tersebut digunakan dalam proses verifikasi dan penilaian kelayakan calon Penerima Dana.
4. Memiliki Kemampuan Membayar
Selain memenuhi persyaratan administratif, calon Penerima Dana juga perlu memiliki kemampuan untuk memenuhi kewajiban pembayaran sesuai jadwal.
Karena itu, pertimbangkan cicilan yang sudah berjalan, pengeluaran rutin, serta kemungkinan perubahan pemasukan sebelum menentukan jumlah Pendanaan.
Baca Juga: Cara Menghitung Gaji UMR per Hari dengan Tepat
Apa yang Bisa Membuat Pengajuan Freelancer Tidak Disetujui?
Memenuhi persyaratan dasar tidak berarti pengajuan otomatis disetujui.
Hasil pengajuan tetap ditentukan melalui proses verifikasi dan penilaian masing-masing penyelenggara.
Beberapa kondisi yang dapat memengaruhi hasil penilaian antara lain:
- data pengajuan tidak lengkap atau tidak sesuai;
- penghasilan tidak memenuhi persyaratan yang berlaku;
- kemampuan pembayaran kembali tidak memenuhi hasil penilaian;
- kewajiban kepada kreditur lain sudah cukup besar;
- informasi yang diberikan tidak dapat diverifikasi; atau
- terdapat persyaratan penyelenggara yang belum terpenuhi.
Karena itu, hindari memasukkan informasi yang tidak sesuai hanya untuk meningkatkan peluang pengajuan.
Kapan Freelancer Perlu Mempertimbangkan Pendanaan?
Pindar dapat menjadi salah satu pilihan ketika freelancer membutuhkan tambahan dana, tetapi penggunaannya perlu disesuaikan dengan kebutuhan dan kemampuan finansial.
Sebelum mengajukan, tanyakan terlebih dahulu apakah kebutuhan tersebut benar-benar perlu dipenuhi sekarang dan apakah terdapat sumber dana lain dengan risiko yang lebih rendah.
Kondisi yang Dapat Dipertimbangkan
Pendanaan dapat dipertimbangkan ketika tujuan penggunaan dana jelas dan sumber pembayaran telah diperhitungkan.
Contohnya:
- membeli atau memperbaiki perangkat yang diperlukan untuk bekerja;
- memenuhi kebutuhan operasional pekerjaan;
- mengikuti pelatihan atau sertifikasi yang relevan dengan pekerjaan;
- memenuhi kebutuhan mendesak setelah mempertimbangkan dana yang tersedia; atau
- memenuhi kebutuhan lain yang sudah memiliki rencana pembayaran yang jelas.
Untuk freelancer, perhitungan sebaiknya menggunakan kondisi pemasukan yang realistis, termasuk mempertimbangkan bulan ketika jumlah proyek lebih sedikit.
Kondisi yang Sebaiknya Dihindari
Pertimbangkan kembali Pendanaan apabila dana akan digunakan untuk:
- belanja impulsif yang sebenarnya dapat ditunda;
- membiayai gaya hidup di luar kemampuan;
- mengambil Pendanaan baru hanya untuk membayar kewajiban lama; atau
- kebutuhan yang belum memiliki rencana pembayaran yang jelas.
Mengambil Pendanaan tanpa memperhitungkan arus kas dapat meningkatkan beban keuangan, terutama ketika pemasukan tidak selalu sama setiap bulan.
Baca Juga: 9 Cara Mengatur Keuangan Gaji 2 Juta
Cara Memilih Pindar untuk Freelancer
Banyaknya layanan Pendanaan digital membuat calon Penerima Dana perlu lebih teliti sebelum menentukan pilihan.
Jangan hanya mempertimbangkan kecepatan proses pengajuan. Periksa juga legalitas, biaya, perjanjian, serta kemampuan membayar.
1. Pastikan Berizin dan Diawasi OJK
Pastikan penyelenggara memiliki izin dan berada dalam pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Status legal penyelenggara menjadi salah satu hal utama yang perlu diperiksa sebelum menggunakan layanan Pindar.
2. Periksa Bunga dan Manfaat Ekonomi
Jangan hanya memperhatikan jumlah dana yang diterima.
Periksa juga:
- bunga;
- biaya yang dikenakan;
- tenor;
- jumlah cicilan;
- tanggal pembayaran; dan
- total kewajiban yang perlu dibayar.
Dengan mengetahui keseluruhan biaya sejak awal, kamu dapat menilai apakah Pendanaan masih sesuai dengan kondisi keuangan.
3. Baca RIPLAY dan Perjanjian Pendanaan
Sebelum menyetujui Pendanaan, baca Ringkasan Informasi Produk dan Layanan (RIPLAY) serta perjanjian yang diberikan.
Perhatikan informasi mengenai:
- jumlah Pendanaan;
- bunga dan biaya;
- tenor;
- jadwal pembayaran;
- total pembayaran;
- ketentuan keterlambatan; dan
- hak serta kewajiban Penerima Dana.
Jangan menyetujui perjanjian sebelum memahami ketentuannya.
4. Sesuaikan Cicilan dengan Arus Kas
Penghasilan freelancer dapat berubah dari satu bulan ke bulan berikutnya.
Karena itu, jangan menentukan jumlah Pendanaan hanya berdasarkan pemasukan ketika proyek sedang banyak.
Gunakan perhitungan yang tetap memungkinkan cicilan dibayar ketika pendapatan sedang lebih rendah.
5. Periksa Kanal Layanan Konsumen
Pastikan penyelenggara menyediakan kanal layanan konsumen yang jelas dan mudah ditemukan.
Kanal tersebut diperlukan apabila kamu membutuhkan informasi mengenai Pendanaan, pembayaran, atau ingin menyampaikan pengaduan.
Simulasi Pinjaman untuk Freelancer
Sebelum mengajukan Pinjaman Daring, freelancer perlu menghitung apakah cicilan masih sesuai dengan kemampuan finansial, terutama karena pemasukan dapat berubah setiap bulan.
Sebagai contoh, seorang freelancer memiliki penghasilan rata-rata Rp8.000.000 per bulan dan sedang mempertimbangkan pinjaman sebesar Rp1.000.000.
Jika tenor 90 hari dan bunga 0,3% per hari, berikut ini perhitungannya:
| Komponen | Simulasi |
|---|---|
| Dana yang diterima | Rp1.000.000 |
| Tenor | 90 hari |
| Bunga | 0,3% per hari |
| Estimasi total pembayaran | Rp1.270.000 |
| Estimasi cicilan per bulan | Rp423.000 |
Jika penghasilan freelancer rata-rata Rp8.000.000 per bulan, estimasi cicilan Rp423.000 tersebut setara dengan sekitar:
Rp423.000 ÷ Rp8.000.000 × 100% = 5,3% dari penghasilan bulanan.
Namun, freelancer tetap perlu memperhitungkan cicilan atau kewajiban lain yang sedang berjalan karena penilaian kemampuan bayar memperhitungkan kewajiban kepada seluruh kreditur.
Catatan: Simulasi di atas hanya untuk tujuan ilustrasi. Bunga, limit, tenor, cicilan, dan hasil pengajuan dapat berbeda pada setiap pengguna sesuai hasil verifikasi dan profil risiko. Periksa simulasi aktual dan perjanjian Pendanaan di aplikasi sebelum menyetujui pengajuan.
Tips Mengelola Pendanaan bagi Freelancer
Pendapatan freelancer dapat berubah berdasarkan jumlah proyek, waktu pembayaran klien, dan kondisi pekerjaan.
Karena itu, pengelolaan kewajiban perlu dilakukan dengan lebih hati-hati.
1. Gunakan Penghasilan yang Realistis sebagai Patokan
Jangan menggunakan pendapatan tertinggi sebagai satu-satunya dasar menentukan kemampuan membayar.
Perhatikan rata-rata pemasukan dan kondisi ketika jumlah pekerjaan sedang lebih sedikit.
2. Tentukan Jumlah Pendanaan Sesuai Kebutuhan
Memiliki limit yang tersedia bukan berarti seluruhnya harus digunakan.
Tentukan terlebih dahulu jumlah dana yang benar-benar diperlukan agar kewajiban pembayaran tidak lebih besar dari kebutuhan.
3. Pisahkan Dana untuk Pembayaran
Saat menerima pembayaran dari proyek atau klien, sisihkan dana untuk memenuhi kewajiban yang akan jatuh tempo sebelum menggunakannya untuk kebutuhan lain.
4. Catat Semua Kewajiban
Catat Pendanaan, tagihan rutin, biaya pekerjaan, serta kebutuhan sehari-hari.
Dengan begitu, kamu dapat mengetahui jumlah dana yang benar-benar tersedia setiap bulan.
5. Bayar Sesuai Jadwal
Perhatikan tanggal jatuh tempo dan siapkan dana pembayaran sebelum tanggal yang ditentukan.
Pembayaran sesuai jadwal membantu mencegah bertambahnya kewajiban akibat keterlambatan.
Butuh Dana Tambahan? Pertimbangkan Pindar Adapundi Sesuai Kemampuan Finansial
Bagi freelancer yang membutuhkan dana tambahan, Adapundi dapat menjadi salah satu layanan Pinjaman Daring (Pindar) yang dipertimbangkan sesuai kebutuhan dan kemampuan finansial.
Adapundi berizin dan diawasi oleh OJK, serta tergabung dalam AFPI. Pengajuan dilakukan melalui aplikasi secara online, dengan limit tinggi Rp100 juta, bunga rendah, cicilan fleksibel sampai 12 bulan. Proses pencairan cepat dan langsung ke rekening
Sebelum mengajukan, pastikan kamu sudah menghitung kebutuhan dana, kewajiban yang sedang berjalan, serta kemampuan membayar ketika pendapatan sedang lebih rendah. Periksa juga simulasi Pendanaan, bunga, biaya, tenor, dan total pembayaran sebelum menyetujui perjanjian.
Download Adapundi sekarang, tersedia di PlayStore dan AppStore!
Referensi:
https://afpi.or.id/articles/detail/mengembangkan-dana-freelancer
https://www.seosatu.com/read/86773/pinjaman-khusus-untuk-freelancer-solusi-tanpa-slip-gaji
