
Cara mengajukan pinjaman daring dimulai dengan memilih penyelenggara yang berizin OJK, menyiapkan dokumen identitas, lalu mendaftar melalui aplikasi resmi. Setelah data dilengkapi, penyelenggara akan melakukan verifikasi dan penilaian kelayakan untuk menentukan hasil pengajuan.
Meski prosesnya bisa dilakukan melalui HP, jangan langsung mengajukan hanya karena tersedia limit yang besar. Periksa dulu berapa dana yang dibutuhkan, bunga dan biaya yang dikenakan, serta cicilan yang harus dibayar sampai lunas.
Berikut cara mengajukan pinjaman daring, persyaratan yang perlu disiapkan, dan hal-hal yang sebaiknya diperiksa sebelum menyetujui penawaran.
Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Daring?
Secara umum, pengajuan pinjaman daring dilakukan melalui aplikasi atau website resmi penyelenggara. Prosesnya mencakup pendaftaran, verifikasi identitas, penilaian kelayakan, pemeriksaan penawaran, hingga persetujuan dan pencairan dana.
1. Pilih Penyelenggara Pinjaman Daring Berizin dan Diawasi OJK
Sebelum mengunduh aplikasi, periksa dahulu perusahaan yang menyediakan layanan tersebut.
Pastikan penyelenggara memiliki izin usaha dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Jangan hanya mengandalkan tulisan "diawasi OJK" atau logo yang tercantum pada iklan.
Kamu bisa mencocokkan identitas perusahaan melalui direktori penyelenggara LPBBTI di website OJK.
Setelah memastikan legalitasnya, unduh aplikasi melalui kanal resmi yang diinformasikan penyelenggara.
2. Buat Akun dan Lengkapi Data Diri
Buka aplikasi yang sudah diunduh, lalu lakukan pendaftaran menggunakan nomor HP aktif.
Biasanya, kamu perlu melakukan verifikasi nomor HP dan mengisi informasi pribadi sesuai dokumen identitas. Beberapa penyelenggara juga meminta informasi pekerjaan, penghasilan, dan rekening bank.
Pastikan seluruh data yang dimasukkan sudah benar. Informasi yang tidak sesuai dapat membuat proses verifikasi terkendala atau memerlukan pemeriksaan tambahan.
3. Lakukan Verifikasi Identitas
Penyelenggara pinjaman daring umumnya menggunakan proses verifikasi identitas secara elektronik atau electronic Know Your Customer (e-KYC).
Pada tahap ini, kamu mungkin diminta mengunggah foto KTP, melakukan verifikasi wajah, atau melengkapi dokumen pendukung.
Ikuti petunjuk dalam aplikasi. Jangan mengirimkan foto KTP, OTP, PIN, atau kata sandi kepada pihak yang menghubungi melalui nomor pribadi dan mengaku dapat membantu mempercepat persetujuan.
4. Pilih Jumlah Pinjaman dan Tenor
Setelah melewati tahapan yang diperlukan, kamu dapat memilih nominal pinjaman dan jangka waktu pembayaran sesuai pilihan yang tersedia.
Namun, jangan langsung memilih limit terbesar.
Hitung dulu berapa dana yang dibutuhkan dan cicilan yang sanggup dibayar setiap bulan. Tenor lebih panjang bisa membuat cicilan berkala terlihat lebih kecil, tetapi total biaya pinjaman juga perlu diperhatikan.
Pilihan limit dan tenor dapat berbeda pada setiap pengguna, tergantung hasil penilaian dan kebijakan penyelenggara.
5. Periksa Rincian Pinjaman Sebelum Menyetujui
Sebelum memberikan persetujuan, baca seluruh informasi pinjaman yang ditawarkan.
Perhatikan jumlah pokok, bunga, biaya tambahan, dana yang akan diterima, jadwal cicilan, dan total pembayaran sampai akhir tenor.
Jika terdapat biaya yang dipotong saat pencairan, jumlah uang yang masuk ke rekening bisa berbeda dari pokok pinjaman yang tercantum.
Jangan terburu-buru menyetujui perjanjian hanya karena pengajuan sudah mendapatkan penawaran.
6. Tunggu Hasil Penilaian
Setelah memastikan rincian pinjaman sesuai kebutuhan, lanjutkan proses pengajuan mengikuti instruksi aplikasi.
Aplikasi pinjaman akan melakukan penilaian kelayakan berdasarkan data dan ketentuan yang berlaku.
Jika pengajuan disetujui dan seluruh persyaratan pencairan telah dipenuhi, dana dapat disalurkan melalui mekanisme yang ditetapkan.
Apa Saja Syarat Mengajukan Pinjaman Daring?
Persyaratan pinjaman daring bisa berbeda antara satu penyelenggara dan penyelenggara lainnya. Meski begitu, ada beberapa dokumen dan informasi yang umumnya diperlukan saat pendaftaran.
| Persyaratan | Keterangan |
|---|---|
| KTP | Digunakan untuk verifikasi identitas WNI |
| Nomor HP aktif | Untuk registrasi dan komunikasi layanan |
| Rekening bank | Umumnya harus sesuai identitas pemohon |
| Informasi pekerjaan | Digunakan sebagai bagian dari penilaian kelayakan |
| Informasi penghasilan | Untuk membantu menilai kemampuan membayar |
| Dokumen tambahan | Dapat diminta sesuai kebijakan penyelenggara |
Berapa Usia Minimal untuk Mengajukan Pinjaman Daring?
Secara umum, batas usia minimal untuk mengajukan pinjaman daring adalah 18 tahun, sesuai ketentuan OJK.
Selain usia, penyelenggara juga mempertimbangkan penghasilan, kemampuan membayar, dan kondisi keuangan calon peminjam sebelum memberikan persetujuan.
Setiap penyelenggara dapat memiliki persyaratan tambahan. Di Adapundi, usia adalah 18 tahun hingga 65 tahun serta memiliki pekerjaan/berpenghasilan minimal Rp3.000.000 per bulan.
Baca juga: Persyaratan Pinjaman Daring di Indonesia
Berapa Lama Proses Pengajuan Pinjaman Daring hingga Cair?
Lama proses pengajuan pinjaman daring tidak selalu sama. Ada penyelenggara yang menyediakan proses verifikasi digital dalam waktu relatif singkat, tetapi waktu persetujuan dan pencairan tetap bergantung pada beberapa faktor.
Hal-hal yang dapat memengaruhi proses tersebut antara lain:
- Kelengkapan dan kesesuaian data pemohon.
- Proses verifikasi identitas.
- Penilaian kelayakan kredit.
- Persetujuan terhadap penawaran dan perjanjian.
- Proses penyaluran dana ke rekening tujuan.
Karena itu, bedakan antara waktu pengajuan, persetujuan, dan pencairan dana.
Pengajuan yang selesai dalam beberapa menit belum tentu menghasilkan persetujuan atau pencairan pada waktu yang sama.
Jika membutuhkan dana untuk keperluan mendesak, periksa estimasi waktu layanan melalui kanal resmi penyelenggara.
Berapa Bunga dan Biaya Pinjaman Daring?
Bunga pinjaman daring bergantung pada produk, tenor, dan ketentuan penyelenggara. Selain bunga, peminjam perlu memperhatikan biaya lain yang mungkin dikenakan.
Dalam ketentuannya, OJK menggunakan istilah manfaat ekonomi yang mencakup bunga dan komponen biaya tertentu sesuai peraturan.
Bagi peminjam, yang terpenting adalah mengetahui seluruh kewajiban pembayaran sebelum menyetujui pinjaman.
| Komponen | Hal yang perlu diperiksa |
|---|---|
| Pokok pinjaman | Jumlah pendanaan yang tercantum dalam perjanjian |
| Bunga | Tarif dan dasar perhitungan yang digunakan |
| Biaya administrasi atau layanan | Besaran biaya dan waktu pengenaannya |
| Biaya pencairan | Apakah terdapat potongan sebelum dana diterima |
| Tenor | Lama pembayaran dan jumlah angsuran |
| Total pembayaran | Keseluruhan kewajiban sesuai penawaran |
| Denda keterlambatan | Ketentuan jika pembayaran melewati jatuh tempo |
Mengapa Dana yang Diterima Bisa Berbeda dari Jumlah Pinjaman?
Pada produk tertentu, ada biaya yang dipotong saat pencairan. Akibatnya, dana yang diterima bisa lebih kecil daripada jumlah pokok pinjaman.
Misalnya, jika pokok pinjaman Rp1.100.000 dan terdapat biaya pencairan Rp100.000 yang dipotong di awal, dana yang masuk ke rekening menjadi Rp1.000.000.
Namun, kewajiban pembayaran tidak otomatis dihitung dari dana bersih tersebut. Perhitungannya tetap mengikuti pokok, bunga, biaya, dan ketentuan dalam perjanjian.
Contoh tersebut hanya menggambarkan cara kerja potongan biaya, bukan penawaran yang berlaku untuk seluruh penyelenggara.
Sebelum menyetujui pinjaman, periksa tiga hal berikut:
- Berapa uang yang benar-benar diterima?
- Berapa cicilan yang harus dibayar sesuai jadwal?
- Berapa total pembayaran sampai pinjaman lunas?
Jangan membandingkan dua penawaran hanya dari bunga yang terlihat paling kecil. Perhatikan juga biaya dan jangka waktu pembayarannya.
Bagaimana Cara Mengecek Pinjaman Daring Legal di OJK?
Untuk memastikan legalitas layanan, periksa nama badan hukum penyelenggara melalui direktori resmi OJK.
Berikut langkahnya:
- Kunjungi website resmi OJK.
- Cari direktori Layanan Pendanaan Bersama Berbasis Teknologi Informasi (LPBBTI).
- Buka daftar penyelenggara berizin yang terbaru.
- Cocokkan nama badan hukum dan nomor izin dengan informasi pada aplikasi atau website penyelenggara.
- Jika masih ragu, hubungi Kontak OJK 157 untuk meminta konfirmasi.
OJK juga menyediakan WhatsApp Kontak OJK di 081-157-157-157 untuk membantu masyarakat memperoleh informasi mengenai layanan keuangan.
Jangan menganggap aplikasi otomatis legal hanya karena menampilkan logo OJK, memiliki banyak pengguna, atau menawarkan pencairan cepat.
Baca juga: Perbedaan Pinjol dan Pindar
Apa yang Perlu Diperhatikan Sebelum Mengajukan Pinjaman Daring?
Selain legalitas dan biaya, ada beberapa hal lain yang sebaiknya dipertimbangkan sebelum mengambil keputusan.
1. Pastikan Cicilan Sesuai Kemampuan
Hitung kembali penghasilan dan pengeluaran bulananmu.
Jangan hanya melihat apakah cicilan pertama masih bisa dibayar. Pertimbangkan juga pengeluaran rutin, kebutuhan keluarga, dan kewajiban keuangan lainnya.
Pinjaman bisa membebani keuangan jika cicilannya melebihi kemampuan membayar.
2. Jangan Menutup Utang Lama dengan Pinjaman Baru Tanpa Perhitungan
Menggunakan pinjaman baru untuk membayar pinjaman lama bisa menambah kewajiban apabila tidak disertai perhitungan yang matang.
Jika sedang kesulitan membayar, periksa dahulu kewajiban yang masih berjalan dan kondisi keuangan sebelum mempertimbangkan pinjaman tambahan.
3. Lindungi Data Pribadi
Dalam ketentuan OJK , akses aplikasi terhadap perangkat pengguna dibatasi pada kamera, lokasi, dan mikrofon sesuai aturan yang berlaku.
Waspadai aplikasi yang meminta akses data di luar ketentuan, terutama daftar kontak pribadi dan galeri foto.
Jangan membagikan OTP, PIN, atau kata sandi kepada siapa pun, termasuk pihak yang mengaku sebagai petugas layanan pelanggan.
4. Pahami Risiko Keterlambatan Pembayaran
Keterlambatan pembayaran dapat menimbulkan konsekuensi sesuai perjanjian dan ketentuan yang berlaku, termasuk denda, proses penagihan, serta pencatatan informasi kredit sesuai cakupan pelaporan.
Pastikan kamu mengetahui tanggal jatuh tempo, ketentuan denda.
5. Baca Perjanjian Sebelum Memberikan Persetujuan
Periksa informasi dalam perjanjian, terutama bunga, biaya, total pembayaran, jadwal angsuran, dan ketentuan keterlambatan.
Jika ada informasi yang belum jelas, hubungi layanan pelanggan resmi sebelum melanjutkan pengajuan.
Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Daring melalui Adapundi?
Adapundi adalah Pinjaman Daring berizin dan diawasi oleh OJK. Untuk mengajukan pinjaman di Adapundi, ada beberapa syarat yang perlu dipenuhi, meliputi WNI berusia 18–65 tahun, memiliki nomor HP aktif, pekerjaan atau penghasilan minimal Rp3 juta per bulan, serta rekening bank atas nama pribadi.
Jika kamu memenuhi persyaratan tersebut, kamu bisa mengajukan pinjaman di Adapundi yang memiliki limit mulai dari Rp100.000 hingga Rp100 juta dengan tenor sampai 12 bulan.
Proses pengajuannya terdiri dari empat tahap utama:
- Pendaftaran: Unduh aplikasi resmi Adapundi, daftarkan nomor HP, lalu lengkapi data diri.
- Autentikasi: Sistem melakukan verifikasi identitas atau e-KYC dan penilaian kelayakan kredit.
- Persetujuan limit: Pengguna yang memenuhi hasil penilaian dapat memperoleh limit sesuai ketentuan.
- Pengajuan pencairan: Pengguna memilih nominal yang tersedia, lalu mengikuti proses pencairan. Dana disalurkan ke rekening terverifikasi setelah seluruh ketentuan terpenuhi.
Pertimbangkan Kebutuhan Dana Sebelum Mengajukan Pinjaman
Pengajuan pinjaman daring bisa dilakukan tanpa datang langsung ke kantor layanan. Namun, kemudahan tersebut tetap perlu diimbangi dengan perhitungan yang matang.
Jika membutuhkan pinjaman limit tinggi, proses pencairan cepat, kamu bisa mengajukan pinjaman uang Adapundi atau mengunduh aplikasi Adapundi gratis.
Periksa jumlah pendanaan, tenor, bunga, biaya, dan total pembayaran sebelum menyetujui penawaran. Setiap pengajuan tetap melalui proses penilaian dan tidak menjamin persetujuan maupun pencairan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan tentang Pinjaman Daring
Bagaimana Cara Mengajukan Pinjaman Daring untuk Pemula?
Mulailah dengan memilih penyelenggara yang berizin OJK. Setelah itu, unduh aplikasi resmi, buat akun, lengkapi data, dan ikuti proses verifikasi.
Jika mendapatkan penawaran, periksa nominal, bunga, biaya, tenor, serta total pembayaran sebelum menyetujui pinjaman.
Apakah Pinjaman Daring Cukup Menggunakan KTP?
KTP biasanya menjadi dokumen utama untuk verifikasi identitas, tetapi bukan berarti seluruh pengajuan cukup menggunakan KTP saja.
Penyelenggara dapat meminta informasi pekerjaan, penghasilan, rekening bank, dan dokumen lain sesuai proses penilaian serta ketentuan produk.
Apakah Pengajuan Pinjaman Daring Pasti Disetujui?
Tidak. Setiap pengajuan dinilai berdasarkan persyaratan produk, hasil verifikasi, kemampuan membayar, dan faktor risiko lainnya.
Memenuhi persyaratan awal atau memiliki riwayat kredit lancar tidak otomatis menjamin persetujuan.
Berapa Lama Pinjaman Daring Cair ke Rekening?
Waktu pencairan berbeda-beda, tergantung proses verifikasi, persetujuan, pemenuhan persyaratan, dan penyaluran dana.
Periksa informasi estimasi proses melalui aplikasi atau kanal resmi penyelenggara yang dipilih.
Apakah Pinjaman Daring Berizin OJK Bebas Risiko?
Tidak. Izin OJK menunjukkan bahwa penyelenggara memiliki izin usaha dan berada di bawah pengawasan regulator, tetapi tidak menghilangkan risiko finansial dari pinjaman.
Peminjam tetap perlu mempertimbangkan bunga, biaya, kewajiban pembayaran, dan konsekuensi keterlambatan.
Referensi:
OJK — SEOJK Nomor 19/SEOJK.06/2025 tentang Penyelenggaraan LPBBTI

